Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Empat Terdakwa Pencuri Kelapa Sawit Dibebaskan Hakim PN Nunukan, Kejari Ajukan Kasasi ke MA

PN Nunukan memutus bebas 4 terdakwa yang sebelumnya didakwa telah mencuri buah kelapa sawit milik PT. KHL Kecamatan Sebuku, Kamis (24/06) lalu

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Kejaksaan Negeri Nunukan, Jalan Ujang Dewa, Sedadap, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Belum lama ini Hakim Pengadilan Negeri (PN) Nunukan memutus bebas 4 terdakwa yang sebelumnya didakwa telah mencuri buah kelapa sawit milik PT. Karangjuang Hijau Lestari (KHL), Kecamatan Sebuku, Kamis (24/06) lalu.

Sidang yang berlangsung alot sejak Mei lalu akhirnya mendapat putusan hakim PN Nunukan terhadap 4 terdakwa itu diputus bebas.

Meski begitu, Kasipidum Kejaksaan Negeri Nunukan, Amrizal Riza, mengatakan pihaknya pada 30 Juni lalu telah mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Baca juga: Gelar FGD Kepatuhan Program BPJS Ketenagakerjaan bersama Kejari Nunukan

Hal itu berdasarkan ketentuan pasal 244 KUHP jo Putusan Mahkamah Konstitusi nomor 114/PUU-X/2021 tanggal 28 Maret 2013, telah dimohonkan upaya hukum kasasi oleh penuntut umum di PN Nunukan.

Amrizal menyebut putusan bebas oleh hakim PN Nunukan terhadap 4 terdakwa itu belum mempunyai kekuatan hukum tetap.

Baca juga: Wakil Ketua PN Nunukan Dilantik, Ini Kesan Awal Herdiyanto Sutantyo Berada di Perbatasan RI-Malaysia

"PN Nunukan dalam perkara a quo pada pokoknya adalah bukan merupakan putusan bebas, maka sesuai dengan pasal 244 KUHAP, maka terhadap putusan a quo kami penuntut umum dapat mengajukan kasasi," kata Amrizal Riza kepada TribunKaltara.com, Sabtu (03/07/2021).

Pelantikan Wakil Ketua PN Nunukan, Herdiyanto Sutantyo oleh Ketua PN Nunukan, Rakhmad Dwinanto berlangsung di ruang sidang utama, Jalan Ujang Dewa, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (01/02/2021), pagi. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus felis.
Pelantikan Wakil Ketua PN Nunukan, Herdiyanto Sutantyo oleh Ketua PN Nunukan, Rakhmad Dwinanto berlangsung di ruang sidang utama, Jalan Ujang Dewa, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (01/02/2021), pagi. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus felis. (TRIBUNKALTARA.COM/FELIS)

Menurutnya, Majelis Hakim PN Nunukan tidak menerapkan peraturan hukum atau diterapkan tidak sebagaimana mestinya.

"Sehingga sesuai pasal 253 ayat 1 huruf a KUHAP, kami mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Sebagai lembaga peradilan tertinggi kiranya bersedia mengadili sendiri dan memutus perkara terdakwa, " ucapnya.

Baca juga: Terima 140 Vial Vaksin Sinovac, Kodim 0910 Malinau Distribusikan ke TNI di Perbatasan RI-Malaysia

Lanjut Amrizal,""Hakim di PN itu judex facti artinya memeriksa fakta. Sementara, hakim MA namanya judex juris atau memeriksa hukum atau kelengkapan berkas," ungkapnya.

Diketahui, izin Hak Guna Usaha (HGU) PT KHL yang diterbitkan oleh pemerintah daerah yakni 32 tahun.

Sementara ini sudah berjalan hampir 10 tahun. Untuk PT KHL sudah berdiri di Kecamatan Sebuku sejak tahun 1998.

Namun, baru memiliki izin HGU atas lahan sebesar 20 ribu Ha sejak 2003 silam.

(*)

Penulis: Febrianus felis

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved