Berita Tana Tidung Terkini

Politisi Demokrat Salim Arifin Jadi Pengganti Oknum Anggota DPRD Tana Tidung yang Terlibat Narkoba

Salim Arifin resmi jadi anggota DPRD Tana Tidung menggantikan politisi Demokrat lainnya, Ramli yang terlibat narkoba.

Penulis: Risnawati | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM / RISNAWATI
Kader Partai Demokrat sekaligus Anggota Komisi III DPRD Tana Tidung, Salim Arifin saat ditemui di kediamannya. ( TRIBUNKALTARA.COM / RISNAWATI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TIDENG PALE - Pergantian Antar Waktu (PAW), anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Tana Tidung Fraksi Demokrat, yakni Ramli akhirnya terlaksana.

Adapun yang menggantikannya, yaitu Salim Arifin, merupakan kader Demokrat yang memperoleh suara terbanyak kedua saat perhelatan Pemilihan Legislatif Tana Tidung 2019 lalu.

Diketahui, Ramli mangkir dari jabatan keanggotaannya, karena kasus penyalahgunaan narkotika yang menjeratnya Oktober 2020 lalu.

Baca juga: Anggota DPRD Tana Tidung Terlibat Narkoba, Elite Demokrat Kaltara Muddain Beber Calon Penggantinya

Hingga kini, status Ramli pun masih buron atau masuk daftar pencarian orang (DPO).

Salim Arifin mengatakan, proses PAW ini cukup lama, karena terkendala dengan status DPO Ramli.

Mantan anggota DPRD Tana Tidung periode 2014-2019 itu menambahkan, PAW yang dilakukan, bukan karena kasus yang menjerat Ramli.

Melainkan mangkirnya Ramli dari tugasnya selama kurang lebih delapan bulan.

"Karena statusnya masih buron jadi ndak bisa dilakukan PAW, kecuali kalau statusnya sudah tersangka atau sudah inkrach di pengadilan.

Jadi kita sodorkan surat tidak aktif dari DPRD, sehingga bisa dilakukan PAW," kata Salim, Rabu (7/7/2021)

Mantan Guru SDN 011 Tarakan itu menerima SK PAW pada 22 Juni 2021 lalu. Ia baru dilantik pada Selasa (6/7) kemarin.

"Jadi baru hari ini saya aktif ngantor. Nah terhitung sejak pelantikan itu, maka seorang itu sudah berhak untuk menjadi anggota dewan," ujarnya.

Diketahui, perbedaan suara Ramli dan Salim terpaut 32 suara. Ramli memperoleh 101 suara, sedangkan Salim memperoleh 69 suara.

Baca juga: Anggota DPRD Tana Tidung Terlibat Narkoba, Elite Demokrat Kaltara Buka Suara: Tidak Ada Toleransi

"Nah jadi begini, kalau untuk mendapatkan satu kursi (legislatif) itu kan dikumpul semua kandidat, yang ikut berapa suaranya. Jadi kami itu 400 lebih suara, dapatlah satu kursi," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan TribunKaltara.com, Sekretaris DPD Partai Demokrat Kaltara, Muddain mengatakan, Salim berpotensi gantikan Ramli di Bangku DPRD Tana Tidung

"Untuk suara terbanyak kedua pada Pilkada lalu, ada Salim Arifin. Kemungkinan besar dia yang akan menggantikan posisi R di DPRD Tana Tidung," kata dia kepada TribunKaltara.com, Selasa (19/1/2021) lalu.

(*)

Penulis: Risnawati

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved