Breaking News:

Perbatasan RI Malaysia

Ratusan Warga di Perbatasan RI-Malaysia Positif Covid-19, Kepala Adat Besar Apau Kayan Minta Bantuan

Ratusan warga Malinau di perbatasan Indonesia-Malaysia kini dikabarkan terpapar Covid-19. Kepala Adat Besar Apau Kayan Ibau Ala harap bantuan.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Kepala Adat Besar Apau Kayan, Ibau Ala saat ditemui di Bandar Udara Kolonel RA Bessing Malinau, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (8/7/2021). (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Ratusan warga Malinau di perbatasan RI-Malaysia saat ini sedang menjalani isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau sebelumnya telah mengunjungi masyarakat di Apau Kayan yang diduga terpapar Covid-19.

Data hingga saat ini, Suspek Covid-19 sebanyak 361 orang warga di wilayah Apau Kayan meliputi Kecamatan Kayan Hulu, Kayan Hilir, Kayan Selatan dan sekitarnya.

Baca juga: Cegah Kerumunan Selama Vaksinasi Covid-19, Kodim 0910 Malinau Batasi Penerima Vaksin dalam Sehari

Kepala Adat Besar Apau Kayan, Ibau Ala mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya, angka suspek Covid-19 kini menyentuh angka 400 orang.

Selain itu, dikabarkan ada 7 suspek yang dilaporkan meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

"Informasinya, jumlah pasien terus meningkat. Laporan dari kecamatan, ada kurang lebih 400an sekarang yang isolasi.

Kabarnya juga ada 7 orang yang meninggal dunia, tapi masih kami telusuri informasi pastinya," ujarnya, Kamis (8/7/2021).

Ibau Ala mengatakan dirinya tidak melebih-lebihkan, namun kondisi di wilayah perbatasan RI-Malaysia tersebut kini sangat memprihatinkan.

Karena tak hanya masyarakat dan aparat desa, sejumlah tenaga kesehatan juga ikut terpapar Covid-19.

Terbatasnya jumlah tenaga kesehatan kini menjadi problem besar penanganan Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved