Breaking News:

Berita Tana Tidung Terkini

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Tana Tidung, Pelaku Perjalanan Luar Kaltara Wajib PCR

Demi mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Tana Tidung, pelaku perjalanan wajib PCR. Hal ini seusai SE Nomor 39 Tahun 2021.

Penulis: Risnawati | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI
Suasana penumpang di Pelabuhan Tideng Pale, sebelum berlakunya Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Tana Tidung Nomor 39 Tahun 2021. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Tana Tidung semakin meningkat. Data terakhir menununjukkan, sebanyak 61 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Sebelumnya, Wakil Bupati Tana Tidung, Hendrik mengatakan, semakin menyebarnya virus covid-19 di Desa maning dan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Tana Tidung.

Sehingga kedepan, pihaknya akan memperketat kembali PPKM mikro di Tana Tidung. Mengingat masyarakat belum sepenuhnya menyadari pentingnya protokol kesehatan.

Baca juga: Maksimalkan Posko PPKM Mikro Tingkat Desa, BPBD Bulungan Minta Kepala Desa Awasi Langsung

Sementara itu, guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Tana Tidung, terutama dari pelaku perjalanan, Satgas Penanganan Covid-19 Tana Tidung pun mengeluarkan surat edaran Nomor 39 Tahun 2021, terkait kriteria dan persyaratan perjalanan di Tana Tidung.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian penyakit menular Dinas Kesehatan Tana Tidung, Hanna Juniar mengatakan, surat edaran itu mulai berlaku sejak Rabu (7/7/2021) lalu.

Baca juga: Tak Ingin Kabupaten Bulungan PPKM Darurat, Bupati Syarwani Minta Masyarakat Patuhi Surat Edaran

"Iya sudah dari tanggal 7 kemarin berlakunya, sampai tanggal 7 Agustus 2021," ujarnya, Jumat (9/7/2021)

Dalam surat edaran yang memuat tentang persyaratan pelaku perjalanan dari luar Kalimanta Utara yang masuk ke Tana Tidung, wajib menunjukkan surat keterangan RT-PCR, dengan hasil negatif.

"Surat keterangan (RT-PCR) ini hanya berlaku 2x24 jam, terhitung sejak dikeluarkan surat keterangan negatif Covid-19 itu," katanya.

Selain itu, pelaku perjalan yang masuk ke Tana Tidung, juga akan kembali diswab PCR dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, sambil menunggu hasil RT-PCR.

Baca juga: PPKM Darurat, Hanya Dua Penerbangan di Bandara Juwata Tarakan, Siapkan Layanan Vaksinasi Gratis 

"Untuk ASN. Selain hasil PCR, juga diwajibkan untuk menunjukkan surat tugas atau surat perintah perjalanan dinas," jelasnya.

Sebagai informasi, bagi masyarakat yang mencoba-coba memalsukan surat keterangan RT-PCR yang digunakan sebagai syarat perjalanan orang, akan dikenakan sanksi susuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

(*)

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved