Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Belajar dari Rumah, Sebabkan Siswa di Malinau  Alami Learning Loss, PTM Terbatas Sesuaikan Zonasi

Kepala SDN 10 Malinau Kota, Abdul Wahidlearning loss menurutnya menjadi pertimbangan terkait pentingnya digelar PTM terbatas di Kabupaten Malinau.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan jenjang SD di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Kepala Sekolah, SDN 10 Malinau Kota, Abdul Wahid menyampaikan persiapan satuan pendidikan tersebut untuk menggelar pembelajaran tatap muka terbatas.

Hal tersebut diungkapkan sewaktu menjadi pembicara dalam Webinar Kesiapan PTM Terbatas tahun ajaran 2021/2022 di Kaltara yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Tribun Kaltara Official.

"Kami telah melaksanakan PTM terbatas sejak tahun lalu. Mulai efektif pada September 2020, dan pada bulan Januari 2021 kembali ditutup karena ada warga desa yang terpapar," ujarnya, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Ana-anak Rawan Terpapar Covid-19, Komisi 1 DPRD Malinau Usulkan Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Diantaranya, kewajiban sekolah untuk memenuhi standar protokol kesehatan, seperti sarana sanitasi, jarak antara peserta didik hingga kantin sekolah ditutup untuk sementara waktu.

Selain itu, learning loss menurutnya menjadi pertimbangan terkait pentingnya digelar PTM terbatas di Kabupaten Malinau.

Baca juga: PTM SD dan SMP di Tana Tidung Dimulai 21 Juli 2021, Zona Orange & Merah Ditunda Sementara Waktu

"Ada learning loss. Murid yang sebelumnya hafal abjad, dan bisa mengeja karena BDR mereka lupa. Ada yang sebelumnya bisa perkalian, karena BDR kembali lupa," katanya.

Selain itu kekurangan metode belajar dari rumah atau BDR menurutnya terkait kedisiplinan dan kemandirian peserta didik untuk mengerjakan tugas.

Ilustrasi, Siswa-siswi mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah satuan pendidikan jenjang SD, SMP/sederajat di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu.
Ilustrasi, Siswa-siswi mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah satuan pendidikan jenjang SD, SMP/sederajat di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, Fureng Elisa Mou menyampaikan metode pembelajaran tatap muka berpedoman pada zonasi atau tingkat kerawanan Covid-19.

"Sekalipun PTM terbatas ini sifatnya wajib dilaksanakan namun masih disesuaikan tingkat kerawanan di wilayah satuan pendidikan. Jadi untuk wilayah zona merah, seperti di Apau Kayan, PTM terbatas tidak diijinkan untuk digelar," katanya.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Malinau menerapkan zonasi tingkat desa dan RT. PTM Terbatas dilaksanakan untuk satuan pendidikan di wilayah zona aman.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved