Berita Nunukan Terkini

Nekat Terjun ke Laut, Dua Pelaku Penyelundupan Sabu 4 Kilogram Ditembak Polres Nunukan

kedua tersangka penyulundupan sabu nekat terjun ke laut dan mengalami luka tembak yang dilakukan polisi Polres Nunukan.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO- Lusgi Simanungkalit
Tersangka Sabirin (28), warga Dermaga Sei Nyamuk, Sebatik Timur dan Junaidi (32) warga Lujoh, Tanjung Karang, Sebatik. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Satresnarkoba Polres Nunukan kembali menggagalkan upaya penyelundupan sabu sebanyak 4 kilogram (Kg) di perairan Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (09/07/2021) malam.

Belakangan diketahui, dua pria yang terlibat dalam penyelundupan sabu tersebut yakni Sabirin (28), warga Dermaga Sei Nyamuk, Sebatik Timur dan Junaidi (32) warga Lujoh, Tanjung Karang, Sebatik.

Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar melalui Kasat Resnarkoba Polres Nunukan, Iptu Lusgi Simanungkalit mengatakan, penangkapan kedua tersangka penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu itu, bermula dari informasi masyarakat.

Baca juga: Pelaku Simpan Sabu dalam Kemasan Kue, BNNP Kaltara: Manfaatkan Istri Lewati X-Ray Bandara

Menurutnya, 4 Kg sabu itu rencananya akan diselundupkan ke Pare-pare, Sulawesi Selatan. Diduga kuat sabu tersebut diselundupkan dari Tawau, Malaysia.

"Saat mendapat informasi itu, personel kami melakukan penyelidikan. Kami terbagi dua tim. Satu tim berada di speedboat untuk memantau di perairan dan satu tim berada di atas kapal swasta yang kebetulan malam itu berlabuh di dermaga," kata Lusgi Simanungkalit kepada TribunKaltara.com, Selasa (13/07/2021), sore.

Lanjut Lusgi, sekira pukul 20.30 Wita, personel melihat sebuah perahu yang merapat di samping kapal swasta KM Queen Soya.

Baca juga: Polda Riau Amankan Kakak-Adik Bawa Sabu 108 Kg, Dikemas dalam Bungkusan Teh Libatkan 2 Napi di Lapas

Lantaran curiga, personel Satresnarkoba lalu melakukan pengintaian.

Lusgi mengaku tampak seorang pria melemparkan sebuah kotak kardus berwarna cokelat ke atas kapal swasta KM Queen Soya, melalui pintu samping.

Tanpa menunggu lama, personel yang berada di atas kapal langsung mengamankan kotak kardus tersebut.

Tersangka Sabirin (28), warga Dermaga Sei Nyamuk, Sebatik Timur dan Junaidi (32) warga Lujoh, Tanjung Karang, Sebatik.
Tersangka Sabirin (28), warga Dermaga Sei Nyamuk, Sebatik Timur dan Junaidi (32) warga Lujoh, Tanjung Karang, Sebatik. (TRIBUNKALTARA.COM/ HO- Lusgi Simanungkalit)

"Saat bersamaan, kami menghubungi personel yang ada di speedboat untuk mengejar perahu tersebut. Karena perahu yang ditumpangi dua pelaku itu tidak mau berhenti. Sempat kejar-kejaran di perairan," ucapnya.

Semakin laju aksi kejar-kejaran speedboat yang ditumpangi Polisi dengan perahu tersangka.

Hingga akhirnya, perahu tersangka itu menabrak speedboat yang digunakan personel Satresnarkoba.

Baca juga: Simpan Sabu dalam Kemasan Kue, Seorang Penumpang Tujuan Makassar Diciduk di Bandara Juwata Tarakan

"Karena melihat tindakan mereka membahayakan keselamatan, makanya kami ambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak ke arah perahu kayu tersebut. Tapi, bukan berhenti, malah perahu mereka melaju dan terjadi lagi tabrakan antara speedboat personel kami dengan perahu yang digunakan dua tersangka itu," ujarnya.

Namun saat tabrakan yang kedua kali itu, kedua tersangka masih tetap nekat melarikan diri dengan terjun ke laut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved