Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Tim SAR Gabungan Tarakan, Lakukan Penyelamatan Korban Kapal Terbakar di Perairan Pantai Amal

Simulasi penyelamatan terhadap korban kapal terbakar di perairan Pantai Amal menutup rangkaian Latsarda yang dilaksanakan Kantor SAR Tarakan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ DOKUMENTASI SAR TARAKAN
Aktivitas penyelematan terhadap korban saat simulasi kebakara kapal di perairan Pantai Amal, Sabtu (17/7/2021) kemarin. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Simulasi penyelamatan terhadap korban kecelakaan kapal terbakar di perairan Pantai Amal menutup rangkaian Latsarda yang dilaksanakan Kantor SAR Tarakan selama sepekan.

Kepala Kansar Tarakan, Amiruddin membeberkan, dalam simulasi kali ini melibatkan Kapal Seta KN 252, RIB Basarnas, seareader Lantamal XIII, seareader Ditpolairud, rubber boat Basarnas safety officer, ambulance PMI.
Total 40 peserta dari 36 instansi mengikuti kegiatan simulasi yang digelar Sabtu (17/7/2021) kemarin.

Dalam simulasi tersebut, satu posko Pantai Amal Lama Latihan SAR dibangun untuk lokasi evakuasi korban.

Baca juga: Beredar Isu Penumpang Speedboat yang Jatuh ke Sungai Kondisinya Selamat, SAR Tarakan: Masih Nihil

“Kemarin kami melaksanakan latihan SAR gabungan dimana kegiatan latihan gabungan ini kita melibatkan seluruh potensi yang terlibat dalam pelaksanaan operasi SAR seperti Basarnas, Lantamal XIII, Satrol, Polairud dan lain-lain,” beber Amiruddin.

Di dalam latihan kemarin, lanjut Amiruddin, menggunakan pola melakukan koordinasi dengan seluruh instansi.

“Korbannya dari case kegiatannya yaitu kecelakaan kapal terbakar dimana korbannya berjumlah 10 orang dan alhamdulillah semua sudah berhasil dievakuasi dan dilakukan penanganan oleh pihak rumah sakit dan unsur yang terlibat,” beber Amiruddin. Total 80 oranga yang terlibat dalam kegiatan simulasi.

Baca juga: Ditemukan di Rumah saat Tim SAR Lakukan Pencarian, Penumpang Speedboat Ngaku Sempat Sembunyi

Ia melanjutkan, dari kegiatan simulasi memang diakuinya masih ada yang perlu dilengkapi. Sehingga evaluasi ini nanti menjadi catatan ke depannya manakal menghadapi situasi yang sama persis dalam kegiatan simulasi.

Ia juga berharap sehingga ke depan nanti dengan kehadiran dari Lantamal XIII Tarakan dan Satrol Lantamal XIII Tarakan bisa memberikan masukan-masukan agar operasi SAR yang sebenarnya bisa berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan.

Aktivitas penyelematan terhadap korban saat simulasi kebakara kapal di perairan Pantai Amal, Sabtu (17/7/2021) kemarin.
Aktivitas penyelematan terhadap korban saat simulasi kebakara kapal di perairan Pantai Amal, Sabtu (17/7/2021) kemarin. (TRIBUNKALTARA.COM/ DOKUMENTASI SAR TARAKAN)

“Kalau dalam simulasi kebakarannya kami menggunakan dua unit water cannon terhadap kapal terbakar,” bebernya.

Dari simulasi kebakaran kapal di tengah laut ini, nantinya bisa dievaluasi apa saja yang menjadi kekurangan saat melaksanakan operasi penyelamatan.

Baca juga: Hari Kedua Pencarian Warga Tarakan Hilang Dilanjutkan, Tim SAR Tarakan Dibantu Nelayan 

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved