Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Pedagang Sayur di Nunukan Ini Sebut Harga Sayur Sawi Sempat Rp 20 Ribu Per Ikat, Berikut Penyebabnya

Pedagang sayur di Nunukan ini sbut harga sayur sawi sempat Rp 20 ribu per ikat, berikut penyebabnya.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS
Rustin saat melayani pembeli yang menghampiri dagangan sayurnya, di Pasar Inhutani Nunukan, Senin (19/07/2021), siang. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus felis 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Pedagang sayur di Nunukan ini sbut harga sayur sawi sempat Rp 20 ribu per ikat, berikut penyebabnya.

Seorang pedagang sayur di Pasar Inhutani Nunukan, Kalimantan Utara, sebut harga sawi sempat Rp20 ribu per ikat.

Hal itu diungkapkan Rustin (40), warga Rt 015, Jalan Persemaian, Kelurahan Nunukan Barat.

Baca juga: Pedagang di Pasar Inhutani Nunukan Beber Jenis Barang Kebutuhan Pokok yang Laku Jelang Idul Adha

Baca juga: Imbas Kapal Barang Tak Masuk Nunukan, Harga Bawang Merah di Pasar Inhutani Naik Jadi Rp35 Ribu

Baca juga: Jadwal Speedboat di Kalimantan Utara Senin 19 Juli 2021, Rute Nunukan-Tarakan, Tersedia 5 Armada

Saat ditemui di Pasar Inhutani Nunukan, Rustin sedang menawari dagangan sayurnya kepada setiap pengunjung yang lewat.

Kali ini ibu lima anak itu, memilih menjajakan sayur dagangannya di pinggir jalan, beralaskan karung.

Hal itu dia lakukan, lantaran lebih mudah dijangkau oleh pembeli ketimbang harus berjualan di dalam pasar.

"Saya jual kangkung Rp5 ribu per ikat. Saya beli langsung sama petaninya Rp2 ribu per ikat. Kalau sawi Rp10 ribu per ikat. Bulan lalu, saya sempat jual Rp20 ribu per ikat, karena panenan sawi sedikit. Kalau panen banyak harga jual sawi hanya Rp5 ribu per ikat. Kalau sayur kacang Rp2 ribu per ikat, biasanya Rp5 ribu per ikat. Lagi banjir kacang soalnya," kata Rustin kepada TribunKaltara.com, Senin (19/07/2021), sore.

Kali ini Rustin menjual 30 ikat sayur sawi dan kangkung. Sementara sayur bayam 50 ikat.

Dia beberkan, setiap hari paling banyak yang ia dapatkan dari hasil menjual sayur sebesar Rp200 ribu.

"Paling banyak Rp200 ribu saya dapatkan. Tapi itu tidak tentu, tergantung banyak tidaknya pembeli. Mulai subuh pukul 04.00 Wita sampai siang tadi sudah ada belasan ikat yang laku," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved