Breaking News:

Berita Daerah Terkini

3 Hari di RSUD Yogyakarta, Penguburan Jenazah Bilal si Penarik Becak Terbentur Uang, Biaya Rp 5 Juta

3 Hhari berada di RSUD Yogyakarta, penguburan jenazah Bilal si penarik becak terbentur ketiadaan Uang untuk penguburan, biaya penguburan Rp 5 juta.

DOK/POLSEK KRATON
Almarhum Bilal (84) ditemukan meninggal di becaknya, Senin (19/7/2021) (Dok Polsek Kraton) 

Ahli waris satu-satunya itu tidak memiliki biaya memakamkan jenazah yang mencapai Rp 5 juta.

Jenazah Bilal masih ada di RSUD Kota Yogyakarta hingga tiga hari kemudian, Rabu (21/7/2021).

Mau tidak mau, sebagai Lurah, Handani harus menyelesaikan masalah ini.

“Saya inisiatif ke Bantul. Waktu itu sama Aiptu Sunaryanto, Panit I Binmas Polsek Kraton. Kami kesana murni mendorong keluarga untuk segera menyelesaikan administrasi di RS. Apalagi, jenazah pasien positif,” ucapnya.

Birokrasi bertumpuk dan berlarut-larut membuat Handani bingung.

Di satu sisi, ahli waris tak mau membayar dan tidak mau mengurus berkas penyerahan apabila memang tidak mampu untuk memakamkan jenazah.

Di sisi lain, biaya bedah bumi tidak bisa ditanggung Dinas Sosial Kota Yogyakarta lantaran almarhum masih ada KTP dan memiliki ahli waris.

Baca juga: 4 Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri, BPBD Nunukan Cari 10 Relawan Tambahan

“Mau bagaimana lagi, ada aturan dan prosedur seperti itu,” katanya.

Atas nama kemanusiaan, Handani merelakan uang Rp 5 Juta dari kantong pribadinya untuk memakamkan Bilal.

Untuk biaya pemulasaraan Covid-19 masih menjadi tanggung jawab pemerintah, sehingga, Handani tidak membayar ke RSUD Kota Yogyakarta.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved