Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Kisah Pilu Marisi, Tenaga Kesehatan Pertama yang Meninggal Gegara Covid-19 di Kaltara, Tengah Hamil

Tenaga kesehatan di RSUD Tarakan, Marisi Edenta Sinaga meninggal dunia gegara Covid-19. Mendiang Marisi Edenta Sinaga meninggal saat tengah hamil.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
HO/Dokumentasi RSUD Tarakan
Suasana haru melepaskan kepergian jenazah Marisi Edenta Sinaga dari ruang Isolasi RSUD Tarakan oleh petugas nakes, Sabtu (24/7/2021). HO/Dokumentasi RSUD Tarakan 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Dunia medis kembali berduka. Marisi Edenta Sinaga, petugas medis yang berjibaku sehari-hari menangani sampel uji RT PCR milik pasien di laboratorium RSUD Tarakan meninggal usai terkonfirmasi positif Covid-19 sepekan lalu.

Perempuan kelahiran Medan, 20 Februari 1982 ini saat terkonfirmasi positif Covid-19 tengah hamil 16 minggu.

Baca juga: Selama 2 Minggu Mulai Jumat 23 Juli 2021, RSUD Tarakan Tak Layani Operasi, Stok Oksigen Tidak Cukup

Jenazahnya dilepas secara khidmat oleh seluruh petugas medis di RSUD Tarakan, Provinsi Kaltara, Sabtu (24/7/2021) kemarin.

Sebagai rasa belasungkawa dan kehilangan, RSUD Tarakan Provinsi Kaltara mengibarkan bendera setengah tiang.

Hal itu sebagai bentuk duka mendalam dan penghormatan terakhir kepada Marisi Edenta Sinaga, petugas nakes  yang gugur menangani Covid-19.

Dikatakan Plt Dirut RSUD Tarakan, dr Fanky Sientoro, kepergian Marisi, mencatat sejarah pertama kalinya petugas medis atau nakes di Kaltara meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Marisi Edenta Sinaga tercatat sebagai PNS di RSUD Tarakan. Ia menjabat sebagai analis kesehatan yakni, Koordinator Laboratorium Mikroniologi RSUD Tarakan.

Ia mengembuskan napas terakhirnya usai menjalani perawatan di ruang isolasi Covid-19 RSUD Tarakan Provinsi Kaltara.

“Ibu Marisi ini dalam kondisi hamil. Dan informasinya ini kedua kalinya kena Covid-19, dan usia kehamilannya 16 Minggu, berarti tiga bula tri semester pertama lewat dua minggu,” beber dr. Franky Sientoro.

Pada kondisi ibu hamil pasti cukup berat gejalanya. Beberapa kasus yang dilaporkan di Indonesia pada ibu hamil lalu terkena Covid-19 sangat berat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved