Polres Tarakan Bekuk Pelaku Perampokan

Akhir Pelarian Pelaku Perampokan di Tarakan, Ditangkap Polisi di Tambak Usai Kabur Pakai Speedboat

Polres Tarakan berhasil menangkap terduga pelaku perampokan Nu Store yang juga turut menewaskan seorang security.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Tampak pelaku saat akan dimunculkan dalam rilis pers di Mapolres Tarakan, Kamis (29/7/2021). TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Setelah empat hari tiga malam, pelarian R, pelaku perampokan di Nu Store dan pembunuhan Security Taspen berakhir sudah.

Pelaku R akhirnya berhasil diciduk Unit Jatanras Satreskrim Polres Tarakan, Rabu (28/7/2021) pukul 21.00 Wita tadi malam.

Dibeberkan Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira, pelaku usai melancarkan aksinya setelah dilaporakan pada Minggu (25/7/2021) malam lalu, malam itu juga pelaku kabur keluar Tarakan.

Baca juga: BREAKING NEWS 4 Hari Buron, Pelaku Perampokan yang Juga Tewaskan Security Dibekuk Polres Tarakan

Pelaku berinisial R berusia 24 tahun tersebut usai melancarkan aksinya membunuh korban.

Ia kabur keluar Tarakan pada Minggu (25/7/2021) malam dan masuk ke area pertambakan.

Pelaku kabur menggunakan speedboat milik seseorang berinisial A. A sendiri masih memiliki hubungan kerabat dengan pelaku.

Seseorang berinisial A sendiri masih didalami kasusnya apakah benar diduga ikut membantu pelaku melarikan diri atau tidak.

“Ada diduga tapi masih dalam proses penyelidikan dan ending-nya kami berhasil mengamankan pelaku utamanya,” ujarnya.

Pelaku berpindah-pindah dari satu pondok atau tambak ke tambak lainnya. Kembali ditanya apakah pelaku sudah memiliki rencana melakukan pencurian di toko tersebut, Kapolres Tarakan menegaskan masih akan mendalami lagi kepada pelaku terkait modusnya.

Saat ditangkap pelaku tidak melakukan perlawanan. Pelaku diketahui tak memiliki profesi tetap alias tidak bekerja. Untuk Riwayat residivis masih proses pendalaman lebih lanjut pihaknya.

Adapun motifnya melakukan aksi tersebut dilatari kondisi ekonomi. Pelaku maksimal diancam maksimal kurungan 20 tahun penjara.

Lebih lanjut, selain pemilik speedboat lanjutnya dijelaskan Kasat Reskrim Polres Tarakan, Iptu Muhammad Aldi, jika ada keterlibatan oknum lainnya pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Fokus utama yakni tersangka utama yang jelas terbukti melakukan perampokan dan mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

Baca juga: Polres Tarakan Bongkar Jaringan Pemalsu Surat PCR di Bandara Juwata, Patok Harga Rp 1,5 Juta

Empat hari tiga malam berkutat mencari pelaku, pelaku utama berhasil diciduk. Adapun senjata tajam berdasarkan keterangan pelaku, dalam perjalanan pelarian dibuang ke laut. Dan lanjutnya saat di TKP, ditemukan sarung sajam tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved