Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Ada Pedagang yang Ogah Divaksin Covid-19, Ini Reaksi Perwakilan Pedagang Pasar Induk Malinau

Jajaran Polres Malinau melaksanakan vaksinasi presisi dengan menyasar pedagang di Pasar Induk Malinau.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Vaksinasi Covid-19 di Pasar Induk Malinau, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Sabtu (31/7/2021). (TribunKaltara.com / Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pagi tadi, Polres Malinau mengadakan vaksinasi presisi. Sebanyak 70 pedagang Pasar Induk menerima vaksin dosis pertama Sinovac, Sabtu (31/7/2021).

Koordinator Pasar Induk Malinau, Anci menyampaikan jumlah keseluruhan pedagang di Pasar Induk sekira 300 orang.

Awalnya, ia menyampaikan pihak pasar telah mendata seluruh jumlah pedagang untuk keperluan vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Peringati 30 Tahun Pengabdian Alumni Akpol 91, Polres Malinau Bagi Sembako dan Vaksin Pedagang

"Jumlah pedagang di Malinau, memang yang paling banyak di sini, Pasar Induk Malinau. Kita sudah melakukan pendataan bersama Disperindagkop, jumlahnya kurang lebih 300-an pedagang," ujarnya, Sabtu (31/7/2021).

Setelah dilakukan pendataan, Anci mengakui ada sebagian kecil yang tidak bersedia menerima vaksinas.

Alasannya hampir seragam, khawatir dengan kondisi kesehatan setelah divaksin.

Hal tersebut dikarenakan banyaknya informasi negatif mengenai KIPI atau kejadian ikutan pasca imunisasi.

"Rata-rata takut ya, khawatir kenapa-napa setelah vaksin. Karena memang banyak berita negatif yang beredar di medsos soal itu.

Ini tidak bisa kami paksakan, tugas kami mewadahi dan mendorong teman-teman untuk divaksin. Kembali ke pribadinya masing-masing," ungkapnya.

Menurutnya, merupakan hal wajar ketika seseorang belum bersedia divaksin.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved