HUT Kemerdekaan RI

Jelang Peringatan Hari Kemerdekaan, Sebelum Karantina 53 Paskibra Nunukan Bakal Ikuti Swab Antigen

Jelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, sebelum karantina 53 Paskibra Nunukan bakal ikuti swab antigen.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
HO/ Rina Dwi Juliat
Foto bersama Disparpora Nunukan dengan anggota Paskibra Kabupaten Nunukan pada 17 Agustus 2020. (HO/ Rina Dwi Juliati) 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Jelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, sebelum karantina 53 Paskibra Nunukan bakal ikuti swab antigen.

Sebanyak 53 Pasukan Pengibar Bendera ( Paskibra) di Kabupaten Nunukan bakal mengikuti swab Antingen, di mess BKPSDM Nunukan esok pagi, Senin (02/08/2021).

Kabid Pemuda dan Olahraga, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Nunukan, Rina Dwi Juliati, mengatakan dari 53 Paskibra itu, 43 diantaranya dipersiapkan untuk upacara pengibaran bendera pada 17 Agustus mendatang di halaman Kantor Bupati Nunukan.

Baca juga: Dibantu TNI hingga Brimob, Satpol PP Nunukan Klaim PPKM Level 4 Berhasil Batasi Aktivitas Warga

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Asmin Laura Sebut PPKM Level 4 di Nunukan Menunggu Arahan Presiden

Baca juga: Jadwal Speedboat di Pelabuhan Liem Hie Djung Nunukan, Ada Rute Menuju Tarakan dan Tanjung Selor

Sementara, 10 Paskibra lainnya dipersiapkan untuk mengibarkan bendera merah putih di ibukota Provinsi Kalimantan Utara.

"Besok pagi baik itu Paskibra kabupaten maupun provinsi akan diswab Antingen di mess BKPSDM Nunukan," kata Rina Dwi Juliati kepada TribunKaltara.com, Minggu (01/08/2021), sore.

Menurut Rina, sesuai Surat Edaran dari Menteri Sekretaris Negara RI, upacara bendera 17 Agustus kali ini menggunakan formasi pasukan 17-8-45.

Hal itu berbeda dengan formasi tahun sebelumnya, yang mana tiga orang bertugas untuk upacara kenaikan bendera dan tiga anggota untuk upacara penurunan. Sisanya empat anggota cadangan.

"Kali ini formasinya lengkap 17-8-45. Hanya yang dikurangi nanti peserta upacaranya. Mereka semua sudah dipersiapkan. Untuk 43 orang ini murni anggota Paskibra tahun lalu. Sehingga persiapannya udah matang.
Kalau yang 10 orang ke provinsi, kita seleksi ulang. Karena untuk yang provinsi hanya bisa menerima anggota Paskibra kelas 1 SMA," ucapnya.

Dia mengaku, untuk Paskibra tingkat kabupaten belum semua mendapatkan vaksinasi Covid-19. Sementara, untuk 10 Paskibra yang bakal diberangkatkan ke ibukota pada tanggal 3 Agustus mendatang sudah mendapatkan vaksinasi.

"Khusus Paskibra yang domisilinya di Pulau Nunukan semua sudah divaksin termasuk 10 Paskibra yang akan diberangkatkan ke provinsi. Kami sudah bersurat ke Dinas Kesehatan agar anggota Paskibra di Nunukan diprioritaskan kalau sudah ada vaksin," ujarnya.

Rina berpesan kepada 53 Paskibra agar menjaga imunitas tubuh dengan menjaga pola makan dan istirahat yang cukup malam ini.

Lantaran, bilamana hasil swab Antigen Paskibra provinsi ada yang reaktif maka sudah tentu tidak akan terlibat dalam pengibaran bendera pusaka di ibukota provinsi.

Demikian juga untuk Paskibra tingkat kabupaten, kata Rina pihaknya akan memulangkan anggota yang hasil swab Antigennya reaktif.

"Kalau misalnya ada yang positif, terpaksa dipulangkan. Diganti atau tidaknya kami konsultasi ke pimpinan. Mungkin saja melihat urutan rangking pada saat seleksi. Kalau tingkat provinsi ada yang positif langsung tidak diberangkatkan. Tidak ada toleransi. Kita harapkan tidak ada yang berubah, karena semua sudah dipersiapkan dengan matang," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved