Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Pemerintah Genjot Penyuntikan Vaksin Tingkatkan Herd Immunity, Vaksinasi WBP Kaltimtara Masih Minim

Pemerintah genjot penyuntikan vaksin Covid-19 untuk tingkatkan herd immunity. Namun, vaksinasi WBP Kaltimtara sampai saat ini masih minim.

Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ARIS JONI
Suasana inspeksi Kadivpas Kanwil Kemenkumham Kaltimtara, Jumadi (kemeja putih) di Lapas Klas IIA Tenggarong beberapa waktu lalu. TRIBUNKALTARA.COM/ARIS JONI 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Pemerintah genjot penyuntikan vaksin Covid-19 untuk tingkatkan herd immunity. Namun, vaksinasi WBP Kaltimtara sampai saat ini masih minim.

Pemerintah terus menangani laju penyebaran Covid-19 dengan melakukan percepatan vaksinasi untuk meningkatkan herd immunity atau kekebalan komunal.

Menciptakan herd immunity dilakukan dengan vaksinasi hingga 70 persen masyarakat.

Baca juga: 3 Napi Kabur Belum Ditemukan, Lapas Nunukan Beber Karya Positif WBP Vonis 8 Tahun Krispin Tanyit

Baca juga: Idul Fitri 1442 H, 447 WBP Lapas Klas IIB Nunukan Dapat Remisi, 60 Persen Diantaranya Kasus Narkoba

Baca juga: 9 Tahun jadi WBP Kasus Pembunuhan, Pria Ini Aktif Beri Kultum Bagi Jamaah di Dalam Lapas Nunukan

Tetapi, warga binaaan permasyarakatan (WBP) se-Kaltimtara tercatat baru mendapatkan vaksinasi tak sampai 10 persen dari total yang mencapai 12.400 WBP.

WBP tetap bagian dari masyarakat yang harus diperhatikan guna menciptakan herd immunity. 

"Untuk Lapas dan Rutan diwilayah lain belum. Masih Tenggarong (yang sudah mendapatkan vaksin). Jumlah yang sudah divaksin itu baru 1.200-an WBP, itu dari seluruh wilayah Kaltim-Kaltara dari jumlah WBP keseluruhan 12.400an," terang Kadivas Kanwil Kemenkumham Kaltimtara, Jumadi Senin (2/8/2021) sore tadi. 

Jumadi sadar bahwa WBP bukanlah masuk kategori prioritas penerima vaksin.

Namun dirinya telah melakukan upaya komunikasi pada pemerintah agar vaksinasi WBP bisa direalisasikan dan berharap hal tersebut terwujud.

"Secara umum belum semua menerima vaksinasi. Mudah-mudahan Pemda bisa mengalokasikan vaksinnya untuk WBP. Vaksin untuk sekarang masih sangat kurang. Tetapi kami sudah lakukan koordinasi dengan Pemda," bebernya. 

Masih Jumadi memberi penjelasan, dia mengatakan bahwa penerima vaksinasi yang berada di Lapas Tenggarong, Kutai Kartanegara, lebih dulu dilakukan lantaran sempat terjadi cluster sebaran Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved