Breaking News:

Virus Corona

Bagaimana Jika Telat Peroleh Dosis Vaksin ke-2? Simak Penjelasan Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes

Berikut ini penjelasan Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, terkait efektivitas vaksin jika terlambat disuntik vaksin dosis kedua.

Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
ILUSTRASI Suasana penyuntikan vaksin Moderna di Aula Gedung Dinkes Bulungan, Jumat (6/8/2021). Berikut ini penjelasan Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, terkait efektivitas vaksin jika terlambat disuntik vaksin dosis kedua. 

TRIBUNKALTARA.COM - Pemerintah terus menggenjot progres vaksinasi Covid-19, untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.

Namun di tengah proses vaksinasi Covid-19, tak jarang proses vaksinasi terkendala kurangnya dosis vaksin Covid-19.

Akibatnya, banyak warga yang kesulitan memperoleh dosis vaksin Covid-19.

Bukan hanya itu, banyak pula warga yang telah mendapat dosis vaksin pertama, terpaksa terlambat memperoleh dosis vaksin kedua, gegara tak adanya stok vaksin Covid-19.

Lantas, bagaimana jika seseorang terlambat memperoleh dosis vaksin kedua?

Apakah keterlambatan menerima dosis vaksin kedua mempengaruhi efektivitas vaksin?

Dalam artikel ini TribunKaltara.com menyajikan penjelasan Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi terkait evektivitas vaksin Covid-19.

Terdapat pula penjelasan mengenai efek samping yang bisa saja timbul setelah vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Gubernur Zainal Paparkan Kondisi Kaltara, Ada 23.923 Positif Covid-19, Capaian Vaksinasi 8,14 Persen

Vaksinasi adalah pemberian vaksin dalam rangka menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpapar penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan dan tidak menjadi sumber penularan.

Berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan para ahli, dibutuhkan penyuntikan dua dosis vaksin Covid-19 bagi setiap individu untuk menciptakan kekebalan tubuh yang optimal.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved