Berita Tarakan Terkini

Rumah Sakit di Kalimantan Utara Sulit Mencari Pasokan Oksigen, Terpaksa Antre di Pabrik Pengisian

Kesulitan mencari pasokan oksigen, sejumlah rumah sakit di Kalimantan Utara terpaksa antre di pabrik pengisian oksigen terbesar di Tarakan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Sumarsono
HO/MEDIA KSP
Aktivitas pengisian tabung oksigen di daerah Juata Laut, Tarakan, Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN —Dua mobil single cabin dan sebuah ambulans milik rumah sakit tetap memanaskan mesinnya di daerah Juata Laut, Tarakan.

Mereka menunggu tabung oksigen yang dibawa terisi penuh. Pabrik pengisian oksigen itu bisa ditempuh 40 menit perjalanan darat dari pusat kota.

PT Tarakan Estetika Plaza di Juata Laut mampu memproduksi 250-300 tabung berkapasitas enam meter kubik.  Hasilnya dibagi ke sejumlah rumah sakit yang ada di kota Tarakan dan sekitarnya.

“Mesin kami tak pernah tidur,” ujar Yulius Kwan, pemilik pabrik.

Baca juga: Bantuan Oksigen Pemprov akan Habis, Dinkes Bulungan Minta Rumah Sakit Amankan Pasokan

Ketika tim Kantor Staf Presiden (KSP) mendatangi pabrik itu, Yulius Kwan terlihat berbincang serius dengan pegawai RS Bhayangkara yang sedang menunggu pengisian tabung.

Selain RS Bhayangkara Tarakan, sejumlah rumah sakit lain turut antre di pabrik pengisian oksigen terbesar di Tarakan ini.

“Memang di Tarakan hanya ada satu pabrik yang berukuran agak besar di Juata Laut. Itupun belum mencukupi kebutuhan kami,” ujar dr. Franky Sientoro Sp.A, Plt Dirut RSUD Tarakan.

Karena kebutuhan yang tinggi, PT Tarakan Estetika kemudian mengubah peruntukan suplai oksigennya ke medis.

Baca juga: Dirut RSUD Nunukan Sayangkan Agen Speedboat Reguler Minta Bayaran Rp 200 Ribu Per Tabung Oksigen

Sebelum pandemi, kebutuhan oksigen mayoritas untuk konsumsi industri dan perikanan tambak.

“Kami mengapresiasi perusahaan yang mau menyesuaikan orientasi bisnisnya untuk kemanusiaan.

Karena memang kebutuhan oksigen di Tarakan dan Nunukan melonjak karena penularan cepat varian delta ini,” ujar Agung Rulianto, Tenaga Ahli Utama KSP dalam siaran persnya yang diterima TribunKaltara.com, Minggu (8/8/2021).

Selain RSUD Tarakan, rumah sakit yang turut antre oksigen di pabrik itu ialah RSU Kota Tarakan, RS Pertamedika, RS Bhayangkara dan RS Angkatan Laut.

Gubernur Kaltara Zainal Paliwang bersama Corporate Secretary Pupuk Kaltim Teguh Ismantoro saat menerima bantuan oksigen medis sebesar 7 Ton di Lapangan Agathis Tanjung Selor.
Gubernur Kaltara Zainal Paliwang bersama Corporate Secretary Pupuk Kaltim Teguh Ismantoro saat menerima bantuan oksigen medis sebesar 7 Ton di Lapangan Agathis Tanjung Selor. (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

Bahkan RSUD Nunukan di seberang pulau pun turut mengambil nomor antrean. “Kami mendapatkan antrean kelima,” ujar dr. Dulman L, SpOG, Dirut RSUD Nunukan.

Meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di Kota Tarakan membuat dr Franky dan para Nakes kewalahan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved