Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Disdikbud Kaltara Bakal Bangun 5 SMA Negeri Tahun Ini, Termasuk Nunukan, Wajib Belajar 16 tahun

program Wajib belajar 16 tahun, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencanangkan sejumlah program prioritas. Bakal bangun 5 SMA.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Utara, Teguh Hendri Sutanto saat ditemui seusai peresmian SMP Negeri 1 Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Sabtu sore (14/8/2021) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Dalam upaya penerapan program Wajib belajar 16 tahun, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencanangkan sejumlah program prioritas.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, Teguh Hendri Sutanto menerangkan perhatiannya saat ini berkaitan strategi peningkatan saran dan fasilitas pelayanan pendidikan.

"Dalam waktu dekat ini, kita akan membuka 5 sekolah baru jenjang SMA untuk tahun ini. Ini berkaitan dengan program prioritas wajib belajar 16 tahun," ujarnya, Minggu (15/8/2021).

Baca juga: Usai Dilantik jadi Ketua TP PKK & Bunda Paud Nunukan, Sri Kustarwati Singgung Wajib Belajar 16 Tahun

Fokus pendirian sekolah jenjang SMA tersebut dinai penting dikarenakan banyak calon peserta didik yang tidak memiliki akses layanan pendidikan.

Menurut Teguh, sekira 37 ribu anak usia sekolah 16 hingga 18 tahun di Kaltara. Karena keterbatasan jumlah sekolah, masih ada 32 persen anak usia sekolah yang belum mendapatkan akses pendidikan.

Baca juga: Kepala Dinas Pendidikan Tana Tidung Dukung Wajib Belajar 16 Tahun: Biar Tidak Kaget saat Masuk SD

"Usia 16 hingga 18 tahun di Kaltara ada sekitar 37 ribu, yang sudah tertampung baru sekitar 29 ribu. Artinya masih ada 6 ribu yang belum mendapat akses pendidikan," ucapnya.

Untuk memangkas kesenjangan akses pendidikan di wilayah Kaltara, tahun ini Disdikbud Kaltara rencana akan membuka 5 sekolah jenjang SMA di Nunukan, Tanjung Selor dan Tarakan.

Ilustrasi, Siswa-siswi mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah satuan pendidikan jenjang SD, SMP/sederajat di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu.
Ilustrasi, Siswa-siswi mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah satuan pendidikan jenjang SD, SMP/sederajat di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

Teguh menjelaskan untuk saat ini beberapa sekolah yang telah ada di Kaltara termasuk Kabupaten Malinau saat ini diupayakan pengembangannya melalui Dana Alokasi Khusus.

Menurutnya, konsentrasi alokasi anggaran Disdikbud Kaltara saat ini berpusat pada rencana pembangunan sekolah-sekolah baru untuk mewadahi sisa 32 persen peserta didik yang belum terwadahi.

Baca juga: Jalin Program Kemitraan, Politeknik Malinau Rangkul Satuan Pendidikan, Dukung Program Wajib Belajar

"Berdasarkan data tersebut, konsentrasi kita saat ini adalah bagaimana sekitar 6 ribu usia 16 dan 18 tahun ini juga terwadahi. Untuk sekolah yang sudah ada, anggarannya akan kita upayakan untuk DAK," katanya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved