Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Presiden Jokowi Minta Harga PCR Diturunkan, Bagaimana Kebijakan Rumah Sakit di Nunukan?

Pemerintah resmi menurunkan harga tes swab PCR, usai banyak mendapat keluhan warga. Lantas bagaimana di RSUD Nunukan, Kaltara?

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
RSUD Nunukan, Kalimantan Utara, Jalan Sei Fatimah, Desa Binusan. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Pemerintah Indonesia, menurunkan batas tarif tertinggi pemeriksaan real time PCR (RT-PCR) menjadi Rp495 ribu untuk wilayah Jawa-Bali dan Rp525 ribu untuk di luar Jawa-Bali.

Selain itu, pemerintah juga mengatur hasil tes PCR harus dikeluarkan dalam durasi maksimal 1×24 jam.

Kebijakan tersebut mulai berlaku pada Selasa (17/08/2021).

Aturan batas harga tertinggi pemeriksaan RT-PCR yang berlaku mulai kemarin (17/08) itu, akan dituangkan dalam Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca juga: Oknum Polisi Mengamuk hingga Bawa Senjata Api ke RSUD Nunukan, Kapolres: Pasti Ada Sanksi Disiplin

Diketahui sebelumnya, pemerintah melalui Kemenkes telah mengatur batasan harga tertinggi untuk tes PCR melalui Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/3713/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) sebesar Rp900 ribu.

Mendengar itu Direktur Utama RSUD Nunukan, dr Dulman mengatakan sudah seharusnya harga tes PCR di Indonesia diturunkan.

Lantaran, di tengah kebijakan PPKM akibat lonjakan kasus positif Covid-19, tidak mudah bagi masyarakat untuk mencari nafkah.

Sehingga, kebijakan pemerintah untuk membuat harga tes PCR terjangkau, merupakan kabar baik bagi masyarakat.

"Memang seharusnya demikian. Jangankan mencari keuntungan di saat pandemi, mencari sesuap nasi dengan adanya PPKM ini saja sudah setengah mati.

Di India saja tes PCRnya hanya Rp 96 ribu, kenapa punya Indonesia sampai ratusan ribu," kata dr Dulman kepada TribunKaltara.com, Rabu (18/08/2021), pukul 10.00 Wita.

Direktur RSUD Nunukan, dr Dulman saat ditemui di RSUD Nunukan seusai menerima vaksinasi tahap I belum lama ini. 
TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus felis.
Direktur RSUD Nunukan, dr Dulman saat ditemui TribunKaltara.com di RSUD Nunukan belum lama ini. (TRIBUNKALTARA.COM/FELIS)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved