Breaking News:

Berita Internasional Terkini

TNI AU Beber Kendala Evakuasi WNI dari Afghanistan, Kerumunan Massa Buat Penjemputan Sempat Ditunda

Skadron Udara 17 TNI AU beber kendala saat melakukan evakuasi WNI dari Afghanistan, kerumunan massa buat penjemputan sempat ditunda.

Disperau/YouTube.com/MoFA Indonesia
Warga negara Indonesia saat dievakuasi dari Afghanistan dan saat tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (21/8/2021) dini hari. (Disperau/YouTube.com/MoFA Indonesia) 

TRIBUNKALTARA.COM - Skadron Udara 17 TNI AU beber kendala saat melakukan evakuasi WNI dari Afghanistan, kerumunan massa buat penjemputan sempat ditunda.

Kisah heroik disampaikan Skadron Udara 17 yang mengawaki pesawat TNI AU jenis Boeing 737-400.

Keberhasilan Skadron Udara 17 mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Afghanistan sangat membanggakan.

Pasalnya, ketegangan di negara yang dikuasai Taliban saat ini tengah memuncak.

Baca juga: Taliban Kuasi Afghanistan, Menlu RI Retno Marsudi Beber Evakuasi WNI Secara Hati-hati dan Rahasia

Mayor Pnb Mulyo Hadi bersama Letkol Pnb Ludwig Bayu, dan 10 awak pesawat dalam Skadron 17 TNI AU diterjunkan untuk membantu evakuasi.

"Merupakan kebanggaan bagi kami, seluruh awak pesawat Skadron Udara 17 yang dipercaya untuk mengemban tugas negara di tengah-tengah situasi Afghanistan yang memanas, untuk menyelamatkan saudara-saudara kita di Afghanistan," ujar salah seorang penerbang Skadron Udara 17 Mayor Pnb Mulyo Hadi melalui keterangan tertulis, Sabtu (21/8/2021).

Mulyo menceritakan, dirinya mendapatkan perintah pada tanggal 16 Agustus 2021 malam, untuk menyiapkan rencana pergerakan pesawat Boeing 737-400 Skadron Udara 17 yang akan diberangkatkan ke Afghanistan.

Perintah tersebut, kata Mulyo, diterima pada pukul 21.00 WIB, dan Rengerak (Rencana Pergerakan) diselesaikan malam itu sekira pukul 02.00 WIB.

"Hari berikutnya, Selasa, 17 Agustus 2021, personel yang telah ditunjuk melaksanakan rapat bersama dengan Satgas dan Tim Evakuasi lainnya di Hotel Westin," ujar Mulyo.

Pada rapat tersebut, lanjut Mayor Mulyo, diputuskan bahwa pesawat yang akan melaksanakan evakuasi berangkat ke Islamabad, Pakistan hari Rabu, 18 Agustus 2021 pada pukul 06.00 WIB.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved