Berita Nasional Terkini

KPK dan Firli Bahuri Ramai-ramai Disindir usai Klaim Orang Dalam Tahu Keberadaan Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupis ( KPK) dan Firli Bahuri ramai-ramai disindir usai klaim orang dalam tahu keberadaan eks PDIP Harun Masiku.

Kolase TribunKaltara.com / dok KPU dan Kompas.com /Abba Gabrillin
Harun Masiku saat ini menjadi buron KPK, terkait kasus korupsi suap penetapan anggota DPR terpilih periode 2019-2024. (Kolase TribunKaltara.com / dok KPU dan Kompas.com /Abba Gabrillin) 

TRIBUNKALTARA.COM - Komisi Pemberantasan Korupis ( KPK) dan Firli Bahuri ramai-ramai disindir usai klaim orang dalam tahu keberadaan eks PDIP Harun Masiku.

Sosok Harun Masiku yang menjadi buron terkait kasus korupsi, terus menjadi sorotan, lantaran KPK tak berhasil menangkap eks politisi PDIP itu.

Kali ini giliran Firli Bahuri dan KPK yang panen sindiran setelah orang dalam mengklaim tahu keberadaan Harun Masiku namun tak bisa ditangkap.

Diketahui dalam konferensi pers, Selasa (24/8/2021) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto menyebut telah mengetahui keberadaan Harun Masiku.

Tetapi KPK belum juga melakukan pengejaran dan penangkapan karena pandemi Covid-19.

Alasan itu membuat geram berbagai pihak termasuk eks Pimpinan KPK, Bambang Widjojanto dan Indonesia Corruption Watch ( ICW).

Bahkan ICW terang-terangan menilai, buron Harun Masiku sulit ditangkap jika pimpinan KPK dalam hal ini Firli Bahuri, belum diganti.

Menurut peneliti ICW Kurnia Ramadhana, masalah dalam penanganan perkara ini bukan pada kemampuan lembaga antirasuah itu.

Menurutnya persoalan besar dalam kasus Harun Masiku ada pada kemauan pimpinan KPK.

Selain itu, kata dia, pencarian Harun Masiku juga terhambat karena beberapa pegawai yang terlibat, malah diberhentikan akibat tak lolos TWK.

"Ditambah lagi dengan diberhentikannya beberapa orang pegawai yang ditugaskan mencari keberadaan Harun melalui tes wawasan kebangsaan," ucap Kurnia dalam keterangan tertulis, Rabu (25/8/2021), melansir Kompas.com.

Baca juga: Penyidik KPK ‘Raja OTT’ Sebut Harun Masiku Berada di Indonesia, Belum Ditangkap Keburu Diberhentikan

Dalam pandangan Kurnia, saat ini kepemimpinan Firli Bahuri telah memberangus kelembagaan dan penindakan KPK.

Sementara itu, eks pimpinan KPK, Bambang Widjojanto berharap pernyataan bahwa lembaga antirasuah itu mengetahui keberadaan buron Harun Masiku bukan tindakan manipulasi fakta.

"KPK ingin meyakinkan publik seolah masih terus bekerja dan berupaya memburu buronan yang tak berhasil ditangkapnya.

Semoga ini bukan tindakan yang ditujukan untuk memanipulasi fakta yang sebenarnya," kata Bambang Widjojanto.

Bambang melanjutkan, sejak satu bulan lalu penyelidik KPK Harun Al Rasyid juga sudah menyampaikan adanya dugaan lokasi di mana Harun Masiku berada.

Namun, kala itu pimpinan KPK tidak ada yang merespons pernyataan Harun Al Rasyid.

Tidak hanya itu, malah KPK terlihat menyingkirkan Harun Al Rasyid melalui mekanisme tes wawasan kebangsaan.

"Tiba-tiba sekarang mengatakan kalau tahu keberadaan Harun Masiku," tutur Bambang Widjojanto.

Bambang Widjojanto menegaskan, jika KPK tidak benar-benar mengetahui keberadaan Harun Masiku, namun menyampaikan informasi sebaliknya pada publik, maka hal itu termasuk tindakan obstruction of justice atau menghalang-halangi proses hukum.

"Karena seolah-olah melakukan penegakan hukum tapi itu tidak sungguh-sungguh dilakukannya.

Etalase penegakan hukum hanya menciptakan fatamorgana keadilan," kata Bambang Widjojanto.

Baca juga: Babak Baru Polemik TWK Pegawai KPK, Firli Bahuri Cs Sudah 10 Kali Abaikan Surat Panggilan Komnas HAM

Klaim orang dalam KPK

Sebelumnya, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto menyebut bahwa pihaknya telah mengetahui keberadaan buron Harun Masiku.

"Hanya saja karena tempatnya tidak di dalam (negeri). Kita mau ke sana juga bingung.

Pandemi sudah berapa tahun," ujar Karyoto dalam konferensi pers, Selasa (24/8/2021).

"Saya sangat nafsu sekali ingin menangkapnya. Waktu itu Pak Ketua ( Firli Bahuri) sudah perintahkan, kamu berangkat, saya siap pak, tetapi kesempatannya yang belum ada," ujar dia.

Karyoto mengaku sudah mendapat informasi mengenai keberadaan Harun Masiku, bahkan sebelum salah seorang Kasatgas nonaktif KPK, Harun Al Rasyid menyebut buron tersebut terdeteksi di Indonesia.

"Memang kemarin sebenarnya sudah masuk ya (informasinya). Sebelum Harun Al Rasyid teriak-teriak saya tahu tempatnya,” ujar Karyoto.

Ia memastikan KPK akan menangkap Harun Masiku selama lokasi keberadaannya bisa dijangkau.

Selebihnya, Karyoto enggan membuka informasi terkait keberadaan Harun Masiku.

"Memang ini enggak etis dan enggak patut kalau kita buka di sini, nanti info-infonya jadi ke mana-mana," ujar Karyoto.

"Kalau misalnya dia tahu sedang dicari ke arah ke sana, nanti geser lagi, bingung lagi kita," ucapnya.

Baca juga: Reaksi Mabes Polri saat ICW Desak Kapolri Copot Ketua KPK Firli Bahuri sebagai Polisi Aktif

Adapun politisi PDIP Harun Masiku ditetapkan sebagai tersangka setelah KPK melakukan OTT terhadap mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan pada 8 Januari 2020.

Wahyu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait penetapan anggota DPR terpilih periode 2019-2024.

Dua tersangka lain dalam kasus ini yakni mantan anggota Bawaslu, Agustiani Tio Fridelina dan seorang pihak swasta bernama Saeful.

Sementara itu, Harun Masiku diduga menjadi pihak yang memberikan uang kepada Wahyu agar membantunya menjadi anggota legislatif melalui mekanisme pergantian antarwaktu.

Upaya pelacakan Harun Masiku terus dilakukan KPK dengan menggandeng kerja sama berbagai pihak seperti, Bareskrim Polri, Dirjen Imigrasi Kemenkumham, serta NCB Interpol Indonesia.

(*)

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "ICW: Harun Masiku Sulit Ditangkap jika Pimpinan KPK Masih yang Sekarang", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2021/08/25/12015741/icw-harun-masiku-sulit-ditangkap-jika-pimpinan-kpk-masih-yang-sekarang.
Penulis : Tatang Guritno
Editor : Icha Rastika
dan
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Klaim Tahu Harun Masiku Berada, BW: Semoga Bukan Manipulasi Fakta", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2021/08/25/18191871/kpk-klaim-tahu-harun-masiku-berada-bw-semoga-bukan-manipulasi-fakta?page=all#page2.
Penulis : Tatang Guritno
Editor : Bayu Galih
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved