Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

13 WNI Asal Sulsel Ditangkap Polis Malaysia, Konsulat RI di Tawau: Kami Belum Diberi Izin Bertemu

13 WNI asal Sulawesi Selatan atau Sulsel ditangkap Polis Malaysia, Konsulat RI di Tawau Malaysia: Kami belum dikasi izin bertemu.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
HO/ Liaison Officer (LO) Polri di Tawau AKBP Agus Siswanto
Belasan WNI diamankan Polis Malaysia, Senin (23/08/2021), pukul 23.30 waktu setempat. (HO/ Liaison Officer (LO) Polri di Tawau AKBP Agus Siswanto). 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - 13 WNI asal Sulawesi Selatan atau Sulsel ditangkap Polis Malaysia, Konsulat RI di Tawau Malaysia: Kami belum dikasi izin bertemu.

Konsulat RI di Tawau, Malaysia belum diizinkan untuk bertemu dengan 13 Warga Negara Indonesia ( WNI) yang belum lama ini ditangkap oleh Polis Malaysia.

Baca juga: Masuk Secara Ilegal, Belasan WNI Asal Sulsel Ditangkap Polis Malaysia, Begini Nasibnya Sekarang

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 13 WNI asal Sulawesi Selatan, ditangkap aparat keamanan Malaysia dari Eastern Sabah Security Command (Esscom), lantaran nekat masuk ke Malaysia secara ilegal, pada Senin (23/08/2021), pukul 23.30 waktu setempat.

Informasi yang dihimpun, 13 WNI itu ditangkap bersama dua orang Warga Negara Malaysia (WNM) di wilayah Batu Payung, Tawau.

Dua orang warga Malaysia itu, dikabarkan akan membawa 13 WNI itu ketempat tujuan, yang belum diketahui dengan menggunakan dua kendaraan mobil.

Belasan WNI diamankan Polis Malaysia, Senin (23/08/2021), pukul 23.30 waktu setempat. (HO/ Agus Siswanto)
Belasan WNI diamankan Polis Malaysia, Senin (23/08/2021), pukul 23.30 waktu setempat. (HO/ Agus Siswanto) (HO/ Agus Siswanto)

Dari 13 WNI itu, 7 diantaranya merupakan laki-laki laki-laki dewasa 5 diantaranya perempuan dewasa, dan 1 anak perempuan.

Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud) Konsulat RI di Tawau, Emir Faisal, mengatakan hingga kini pihaknya belum bisa mendapatkan izin untuk bertemu dengan 13 WNI itu.

"Kami sudah mengajukan akses kekonsuleran ke IPD (Ibu Pejabat Polis Daerah) Tawau, namun belum mendapatkan izin untuk ketemu belasan WNI itu," kata Emir Faisal kepada TribunKaltara.com, melalui pesan WhatsApp, Jumat (27/08/2021), pukul 15.00 Wita.

Baca juga: TNI AU Beber Kendala Evakuasi WNI dari Afghanistan, Kerumunan Massa Buat Penjemputan Sempat Ditunda

Menurutnya, saat ini belasan WNI itu sedang menjalani siasatan di Balai Polis IPD Tawau.

"Rata-rata kasus Pati Pelanggaran Akta Imigresen. Dalam siasatan akan berkembang apakah mereka terbukti ada membawa barang terlarang atau tidak. Kalau siasatan sudah selesai biasanya kami diizinkan ketemu dengan para WNI," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved