Breaking News:

PON XX Papua 2021

Pemprov Kaltara Janjikan Bonus Rp 250 Juta plus Mobil bagi Atlet Peraih Medali Emas di PON XX Papua

Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) menjanjikan  bonus Rp 250 juta plus mobil bagi atlet yang berhasil meraih medali emas di PON XX Papua 2021.

tribunkaltara.com
Sekretariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Utara, yang terletak di Jl. Sengkawit Gg.Kumis, Tanjung Selor, Bulungan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) menjanjikan  bonus Rp 250 juta plus mobil bagi atlet yang berhasil meraih medali emas di PON XX Papua 2021.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kaltara menargetkan meraih enam medali emas pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang berlangsung 2-15 Oktober 2021.

Janji bonus kepada para atlet Kaltara yang memperoleh medali emas disampaikan pada acara ramah tamah dengan Gubernur Kaltara, beberapa waktu lalu.

"Angka ini masih akan diputuskan bersama Pemprov Kaltara. Sesuai Rakerprov KONI Kaltara pada 19 Juni 2021 lalu, besaran maksimalnya untuk medali emas Rp 250 juta, " ungkap Arif, Sekretaris Umum KONI Kaltara Jumat, (27/08/2021).

Baca juga: Jelang PON XX Papua, Kalimantan Utara Targetkan 6 Medali Emas, Berikut Cabor Andalan Kaltara

“Pada acara ramah tamah malam harinya juga dijanjikan Pak Gub, bonus mobil bagi peraih medali emas,” lanjutnya.

Dikemukakan Arif, pandemi Covid-19 tidak menganggu para atlet Kaltara meningkatkan pelatihan fisik dan teknik bersama pelatih masing-masing cabor (cabang olahraga) secara mandiri di daerah.

Namun kendala sangat terasa, ketika para atlet melakukan simulasi tanding atau try out keluar daerah sangat tulit karena adanya PPKM Level 3 dan 4 di daerah tersebut.

"Simulasi pertandingan berupa try out, khususnya pada periodesasi P3A (Program Peningkatan Prestasi Atlet). Harusnya memasuki try out tertunda karena masing-masing daerah yang akan dituju sedang PPKM," tuturnya.

Baca juga: Gelontorkan Rp 4 Miliar untuk KONI Kaltara, Gubernur Zainal Berharap Masuk 20 Besar di PON XX Papua

Rencananya atlet Kaltara yang masih try out di luar daerah, cabor sepak takraw saat ini berada di Sulawesi Selatan akan memperpanjang waktu pelatihan dengan melakukan pertandingan persahabatan.

Selain itu, karena prosedur PPKM dan swab-PCR perlu proses waktu yang lama para atlet akan dievaluasi dan pembenahan secara menyeluruh oleh para pelatih sampai menjelang keberangkatan ke Papua.

"Hal ini juga sangat menguntungkan karena banyak sparring partner untuk lawan tanding tim sepak takraw sehingga memutuskan melaksanakan sisa training center di Sulsel," ucapnya.

Baca juga: Pelatih Pencak Silat Kaltara Beber Penyebab Atletnya tak Lolos PON XX Papua

Terkait dampak Covid-19, KONI Kaltara telah melakukan kerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk penanganan pertama dengan pemberian vaksinasi kepada atlet, pelatih dan tim manajer.

"Sedangkan tindakan pencegahan, dilaksanakan masing-masing cabor menerapkan prokes pencegahan Covid-19 di bawah pengawasan manajer dan pelatih masing cabor," jelasnya saat diwawancarai TribunKaltara.com via telepon.

(*)

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved