Breaking News:

Berita Tana Tidung Terkini

Pemkab Tana Tidung Usulkan Lima Halte Air kepada Kementerian Perhubungan, Ini Alasan Bupati Ibrahim

Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali tengah mengusulkan pembangunan halte air ke Kementerian Perhubungan melalui perwakilannya di Kalimantan Utara.

Penulis: Risnawati | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI
Salah satu pelabuhan yang ada di Tana Tidung, yakni Pelabuhan Tideng Pale. Hingga saat ini masih difungsikan sebagai pelabuhan speedboat reguler dan non reguler. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Bupati Kabupaten Tana Tidung, Ibrahim Ali ungkap, pihaknya tengah mengusulkan pembangunan halte air ke pemerintah pusat melalui Perwakilan Kementerian Perhubungan wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Setidaknya ada lima pembangunan halte yang diusulkannya, yaitu Pelabuhan Menjelutung, Pelabuhan Sengkong, Pelabuhan Sesayap, Pelabuhan Tideng Pale, dan Pelabuhan Tana Lia.

"Jadi nanti ada beberapa usulan. Tapi yang diakomodir mereka, kita belum tau," ujarnya, Sabtu (28/8/2021).

Baca juga: Start di Pelabuhan Tideng Pale, Ini Jadwal Speedboat Rute Tana Tidung-Tarakan Kamis 26 Agustus 2021

Halte air itu kata dia, nantinya menggunakan anggaran pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.

Lebih lanjut dia sampaikan, kegiatan infrastruktur di Tana Tidung terus dilaksanakan oleh Pemerintah Tana Tidung. Seperti pemukiman Desa Sedulun dan Jalan Aki Yulot.

Baca juga: Jadwal Bus Damri Kaltara Selasa 3 Agustus 2021, Rute Tideng Pale-Tanjung Selor, Lengkap Harga Tiket

"Kemudian untuk Desa Maning juga. Kita juga lagi membangun kantor serbaguna untuk DPRD KTT, dan lain-lain," terangnya.

Dia menyampaikan, meski di tengah pandemi Covid-19. Pemerintah Tana Tidung masih memiliki gairah untuk pembangunan infrastruktur di Tana Tidung.

Salah satu pelabuhan yang ada di Tana Tidung, yakni Pelabuhan Tideng Pale. Hingga saat ini masih difungsikan sebagai pelabuhan speedboat reguler dan non reguler.
Salah satu pelabuhan yang ada di Tana Tidung, yakni Pelabuhan Tideng Pale. Hingga saat ini masih difungsikan sebagai pelabuhan speedboat reguler dan non reguler. (TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI)

"Seperti juga pelabuhan kuliner itu. Sebenarnya sudah on progress. Berdasarkan perencanaannya, hampir 80 persen ya," katanya.

Mengingat masih ada yang harus dikerjakan, maka pelabuhan kuliner belum bisa dimanfaatkan di tahun 2021 ini.

Baca juga: Aktivitas di Pelabuhan Tideng Pale Normal, Berikut Jadwal dan Tarif Speedboat Tana Tidung-Tarakan

"Masih ada pekerjaan tukang dan lain-lain. Jadi belum bisa kita maksimalkan. Tapi Insya Allah di tahun 2022, pelabuhan itu akan kita maksimalkan," tuturnya

(*)

Penulis: Risnawati

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved