Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Persidangan Soal Kasus HGB di Komplek THM Tarakan Masih Proses, Tenant Tunggu Putusan Awal September

Saat ini, proses persidangan amtara tergugat Pemkot Tarakan dan penggugat, tenant atas kasus HGB di atas penguasaan lahan Pemkot di Komplek THM.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Komplek ruko THM yang berstatus HGB saat ini masih menunggu penyelesaian. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Sampai saat ini, proses persidangan yang melibatkan tergugat Pemkot Tarakan dan penggugat, tenant atas kasus HGB di atas penguasaan lahan Pemkot Tarakan di Komplek THM masih terus berlanjutnya.

Informasi terakhir, baik penggugat dan tergugat sedang menunggu hasil putusan siding setelah berbagai agenda sudah dilalui. Baik agenda menghadirkan saksi, mendengarkan saksi pihak penggugat dan tergugat.

Dikatakan Fery, salah seorang perwakilan tenant di komplek THM dan pemilik ruko bersertifikat HGB, sampai saat ini kasus masih berproses saat di Pengadilan Negeri Samarinda.

Baca juga: Status Hak Guna Bangunan Akan Usai, Soal Eksekusi THM, Pemkot Tarakan Tunggu Putusan PTUN Samarinda

“Seharusnya putusan di pesridangan tanggal 12 Agustus. Namun karena PPKM Level 4 diterapkan, jadi banyak saksi tidak bisa berangkat akhirnya ditunda,” ujarnya.

Agenda pekan lalu atau sekitar 17 Agustus 2021 saksi dihadirkan dari pihak tergugat. Kemudian agenda selanjutnya di tanggal 19 Agustus 2021, dirinya menjadi saksi bersama rekan-rekan tenant lainnya.

Selanjutnya saat ini menunggu kesimpulan dan keputusan hakim. “Mungkin dalam waktu satu dua minggu atau sampai akhirnya bulan Agustus atau awal September bisa keluar hasilnya,” ujarnya.

Baca juga: HGB di Komplek Ruko THM Berakhir 11 Agustus 2021, Pemkot Tarakan Tunggu Proses Sidang Selesai

Fery melanjutkan, pihaknya mempertanyakan terkait surat pemberitahuan di tanggal 9 Agustus 2021 yang dilayangkan pihaknya dari Pemkot Tarakan melalui Disdagkop dan UMKM Kota Tarakan.

“Kan belum ada keputusan. Kalau pengadilan nanti menyatakan kepada kami perpanjang, maka saya akan perpanjang. Tapi kenapa keluar surat tanggal 9 itu,” ujarnya.

Ia mempertanyakan kebijakan yang dikeluarkan Pemkot Tarakan mengenai surat penyampaian tersebut.

“Beliau (Wali Kota Tarakan) katakana menunggu proses hukum. Jika sudah keputusan baru dilaksanakan. Apakah keputusannya diperpanjang atau tidak atau harus disewakan menunggulah keputuan pengadilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Komplek ruko THM yang berstatus HGB saat ini masih menunggu penyelesaian.
Komplek ruko THM yang berstatus HGB saat ini masih menunggu penyelesaian. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)
Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved