Integrasi Keluarga, Madrasah dan Masyarakat Wujudkan Anak Berperilaku Hidup Bersih & Sehat

MEMILIKI kesadaran dalam perilaku hidup bersih dan sehat sangat diharapkan agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat serta mencegah penyakit.

Editor: Sumarsono
IST
Suasana lingkungan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Balikpapan yang tampah asri, hijau, dan bersih. 

Tentunya orangtua pun ikut berperan dan memberi contoh dalam perilaku hidup besih dan sehat . Kebiasaan baik perlu dipupuk sedini mungkin pada anak. Termasuk dalam hal kebersihan.

Sebab, pola asuh serta apa yang diajarkan dan ditanamkan orangtua berimbas pada kebiasaan serta perilaku anak di kemudian hari. Jadi, pastikan untuk mengajarkan tentang kebersihan pada anak sedini mungkin .

Untuk itu pendidikan kebersihan dilingkungan keluarga sangatlah diperlukan agar terwujud anak-anak yang memiliki pribadi yang berprilaku hidup sehat dan bersih.

Budaya hidup  bersih dan sehat  merupakan salah satu budaya  baik , dimulai dari rumah, dilingkungan keluarga dari mulai sejak usia dini . Dimulai dari kebersihan di rumah seorang anak diajarkan untuk menjaga lingkungan rumah agar bersih dan sehat sehingga akan terbebas dari berbagai penyakit.

Apalagi saat ini masa pandemi Covid 19 kita harus menerapkan kebiasaan baru dengan selalu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak .

Bagi seorang anak yang sudah terbiasa dengan kebiasaan hidup bersih dan sehat yang diperoleh dari orangtua tentunya kebiasaan di masa pandemi ini bukan hal yang sulit untuk dilakukan seorang anak.  

Orangtua bertanggungjawab sepenuhnya dalam mendidik anak-anak menjadi pribadi yang akhlakul karimah. Suri tauladan Rasululloh SAW dalam mendidik anak-anak menjadi contoh para orangtua.

Sebagai seorang muslim kitapun wajib untuk hidup bersih dan sehat karena menjaga kebersihan adalah sebagian dari iman. 

Dari hadits Ahmad, Muslim, dan Tarmidzi disebutkan bahwa: "Bersuci (thaharah) itu setengah daripada iman." (HR. Ahmad, Muslim, dan Tirmidzi).

Rasululloh SAW senantiasa mengingatkan umatnya untuk selalu hidup bersih.  Allah SWT mencintai orang-orang yang selalu membersihkan diri.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al Baqarah ayat 222 yang artinya “ Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri”.

Dari arti ayat tersebut kita diingatkan untuk tetap bersih dan suci. Dimulai dari bersih dan mensucikan diri inilah dalam kebiasaan yang lainpun mudah untuk dilaksanakan.

Sudah jelas bahwa kebersihan sangat dijunjung tinggi dalam agama Islam. Maka, penting bagi orangtua membiasakan anak  untuk menjaga kebersihan.

Dengan merawat kebersihan diri serta lingkungan sekitar sehingga aktivitas ibadah pun lebih bernilai. Tak hanya untuk menaati perintah dan dicintai Allah SWT, menjaga kebersihan juga mendatangkan manfaat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved