Breaking News:

Paralimpiade Tokyo 2020

Profil Hary Susanto, Atlet Usia 46 Tahun Penyumbang Medali Emas di Paralimpiade Tokyo 2020

Profil Hary Susanto menyumbangkan medali emas untuk Indonesia dari cabang olahraga (cabor) para-badminton di Paralimpiade Tokyo 2020.

Editor: N Anastasia
Tribunnews.com/Richard Susilo
Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia Harry Susanto (kiri) dan Leani Ratri Oktila (kanan) meraih medali emas di Paralimpiade Tokyo, Minggu (5/9/2021). Harry dan Leani memegang medali emas dan buket Paralimpiade. 

TRIBUNKALTARA.COM - Profil Hary Susanto menyumbangkan medali emas untuk Indonesia dari cabang olahraga (cabor) para-badminton di Paralimpiade Tokyo 2020.

Hary Susanto sukses meraih emas bersama pasangannya Leani Ratri Oktila yang turun di nomor ganda campuran.

Hary Susanto merupakan atlet para badminton yang berusia 46 tahun saat mewakili Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020.

Baca juga: Profil Leani Ratri Oktila, Atlet Para-Badminton yang Raih 3 Medali di Paralimpiade Tokyo 2020

Di usianya yang terbilang tua, Hary Susanto menunjukkan kegigihannya untuk berjuang meraih prestasi pada laga kejuaraan olahraga multi cabang bagi penyandang disabilitas.

Kepastian medali emas bagi Indonesia diraih tim Merah Putih usai menang dua gim langsung atas wakil Perancis, Lucas Mazur/Faustine Noel.

Hary Susanto/Leani Ratri Oktila memenangi pertandingan dalam durasi 34 menit dengan skor 23-21.

Lantas, siapakah sosok Hary Susanto?

Hary Susanto lahir di Majalengka pada 25 Januari 1975.

Awal mula Hary Susanto mengalami disabilitas, setelah terjadi kecelakaan saat membonceng temannya pada 1997.

Hary Susanto mengalami kecelakaan saat masih duduk di bangku kuliah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved