Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Penasehat Hukum Iwan Setiawan Jelaskan Alasan Kliennya Tidak Ajukan Banding

enasehat hukum Iwan Setiawan atau IS terdakwa kasus pencemaran nama baik menegaskan tidak akan mengajukan banding atas kasus yang dihadapi kliennya.

TribunKaltara.com/Maulana Ilhami Fawdi
Penasehat hukum dan terdakwa Iwan Setiawan usai pembacaan putusan kasus di Ruang Sidang Cakra, PN Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (2/9/2021) lalu. (TribunKaltara.com/Maulana Ilhami Fawdi) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Penasehat hukum Iwan Setiawan atau IS terdakwa kasus pencemaran nama baik menegaskan tidak akan mengajukan banding atas kasus yang dihadapi kliennya.

Keputusan ini diambil setelah pihaknya diberikan waktu satu minggu sejak sidang putusan pada 2 September lalu.

Dalam putusan Majelis Hakim yang diketuai Fajar Nuriawan, memutuskan hukuman percobaan selama 6 bulan kepada Dirut PDAM Tarakan tersebut.

Menurut Penasehat Hukum Iwan Setiawan, Salahuddin, pihaknya telah memperkirakan putusan Majelis Hakim tersebut.

Hukuman berupa percobaan 6 bulan, apabila terdakwa melakukan tindak pidana lain atau yang serupa selama masa uji coba tersebut, maka hukuman penjara selama 3 bulan dan denda sebesar Rp 10 Juta telah menantinya.

"Banding kalau untuk IS tidak ada," kata Penasehat Hukum Iwan Setiawan, Salahuddin, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Kelanjutan Kasus Iwan Setiawan, Jaksa Penuntut Umum Ajukan Banding Putusan Majelis Hakim

"Putusan Hakim sudah kami perkirakan sebelumnya," katanya.

Kendati kehendak kliennya ingin bebas, Salahuddin mengatakan Iwan Setiawan akan menerima dan menjalani hukuman yang telah diberikan oleh pihak Majelis Hakim PN Tanjung Selor.

"Kalau keinginan klien kami itu bebas, ya tentu klien kami akan menjalankan," jelasnya.

Kelanjutan sidang kasus pencemaran baik atas terdakwa Iwan Setiawan di Ruang Sidang Cakra, PN Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (2/9/2021) lalu. (TribunKaltara.com/Maulana Ilhami Fawdi)
Kelanjutan sidang kasus pencemaran baik atas terdakwa Iwan Setiawan di Ruang Sidang Cakra, PN Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (2/9/2021) lalu. (TribunKaltara.com/Maulana Ilhami Fawdi) (TribunKaltara.com / Maulana Ilhami Fawdi)

Baca juga: Direktur PDAM Tarakan Divonis 3 Bulan Penjara, Wali Kota Tarakan Khairul Sikapi Kasus Iwan Setiawan

Diketahui Iwan Setiawan terlibat dalam kasus pencemaran nama baik yang melibatkan mantan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie sebagai korban.

Perjalanan sidang yang dimulai sejak bulan Februari lalu hingga putusan pada September 2021 menunjukkan Iwan Setiawan terbukti secara sah dan meyakinkan dan melakukan tindak pidana.

(*)

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved