Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

PMI Nunukan Butuh Pendoror Trombosit, Permintaan Darah Masih Tinggi, Sepekan Stok Banyak Berkurang

PMI Nunukan butuhkan trombosit darah O, permintaan darah masih tinggi, sepekan stok darah banyak berkurang.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
Tribun Kaltara
Ilustrasi - Aksi donor darah dalam rangka HUT ke-75 Jalasenastri tahun 2021, Pangkalan TNI AL (LANAL) Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (12/08/2021). 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Palang Merah Indoensia (PMI) cabang Nunukan, Kalimantan Utara, butuhkan satu kantong darah O untuk permintaan Trombosit (TC), pasien kebidanan di RSUD Nunukan.

Hal itu disampaikan oleh Humas dan Pelestarian dan Pencarian Donor Darah Sukarela (P2D2S), Unit Donor Darah PMI Nunukan, Aditya Pratiwi

Baca juga: Setkab Nunukan Sebut Status Zona Covid-19 Sudah Kuning, Pemkab Khawatir Varian Baru Virus Corona

"Saat ini di RSUD Nunukan ada satu pasien yang membutuhkan trombosit, satu kantong darah O. Kami baru siapkan tiga kantong, sisa satu kantong lagi," kata Aditya Pratiwi kepada TribunKaltara.com, Sabtu (11/09/2021), pukul 17.00 Wita.

Wanita yang akrab disapa Tya itu mengaku, stok darah di PMI saat ini masih jauh dari standar.

Untuk stok sel darah merah atau Pack Red Cell (PRC) di unit PMI Nunukan saat ini, sebagai berikut:
- A: 9
- B: 1
- O: 8
- AB: 4

Sementara itu, untuk stok darah jenis TC saat ini, hanya darah O sebanyak 2 kantong.

"Stok minimum yang seharusnya itu untuk sel darah merah, golongan darah A dan B minimal 25 kantong. Golongan darah O minimal 30 kantong, dan AB minimal 15 kantong. Jadi saat ini stok darah kami sangat kurang," ucapnya.

Apalagi kata Tya untuk pasien yang membutuhkan darah jenis trombosit, pihaknya harus mendapat pendonor yang baru.

"Kalau darah jenis trombosit, begitu ada pasien harus cari pendonor yang baru. Tidak boleh ambil darah dari stok. Apalagi stoknya sudah lewat dari lima hari," ujarnya.

Baca juga: Sikapi Surat Edaran Bupati Nunukan Soal PTM Terbatas, Satgas Covid-19: PAUD-SD Tetap Sekolah Online

Menurut Tya, pandemi Covid-19 membuat mereka sulit untuk mendapatkan pendonor darah lagi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved