Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Perlu Prioritas Sasaran Bantuan Sosial di Malinau, Warga Usulkan Pembaruan Data Penerima Bansos

Perlu prioritas sasaran Bantuan Sosial atau Bansos di Malinau, warga usulkan pembaruan data penerima Bansos.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa di Desa Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. (TribunKaltara.com / Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU – Perlu prioritas sasaran Bantuan Sosial atau Bansos di Malinau, warga usulkan pembaruan data penerima Bansos.

Selama perpanjangan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM, Pemerintah Ri melanjutkan skema perlindungan sosial perlindungan ekonomi nasional atau PEN 2021.

Baca juga: Siswa di Malinau Berhalangan Ikut Pembelajaran Tatap Muka, Sekolah Bakal Terapkan Metode Jemput Bola

Selain program pemerintah desa berupa bantuan langsung tunai (BLT) desa, ada beragam jenis bantuan sosial yang diterima oleh masyarakat di Kabupaten Malinau. Sehingga, distribusi penyaluran menarik perhatian warga.

Warga di Desa Malinau Kota, Musriadi menyampaikan sejak awal- awal penyalurannya, satu dari sekian kendala adalah tidak meratanya distribusi bantuan, baik program Kemensos maupun bantuan langsung tunai dari pemerintah desa setempat.

“Waktu awal-awal dulu datanya memang tidak relevan, Ada yang dapat double, dapat Bansos dapat juga bantuan tunai dari desa. Ini yang perlu dievaluasi karena banyak sebenarnya yang butuh,” ujarnya kepada TribunKaltara.com, Minggu (12/9/2021).

Selain distribusi, Musriadi juga meminta bantuan sosial diprioritaskan bagi penerima yang benar-benar membutuhkan. Seperti Lansia dan warga yang kurang mampu di desa.

Baca juga: Vaksinasi Tembus Lebih 20 Ribu Penerima, Stok Vaksin Kembali Disalurkan ke Wilayah Pedalaman Malinau

“Perlu betul-betul di data siapa yang paling membutuhkan. Kalau data tahun lalu dipakai saya kira kurang tepat. Setahun ini perubahan, sebaiknya tiap tahun didata ulang,” katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Sosial Kabupaten Malinau, Tin Alfarida menyatakan Keluarga Penerima Manfaat atau KPM hanya dibolehkan menerima satu jenis bantuan.

“Dari Kementerian Sosial data penerima ini sinkron dengan data di daerah melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Monitoring penerima dilakukan secara berjenjang. Dan masing-masing penerima, datanya sinkron dengan penerima bantuan lain,” ujarnya.

Menurutnya, data tersebut sesuai dengan program satu data dari pemerintah pusat. KPM terdata sesuai dengan data dari Disdukcapil daerah.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Minggu 12 September 2021, Waspada Potensi Hujan Lebat di Malinau Malam Ini

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved