Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Ditanya Hukuman untuk Tersangka Kasus Sabu 126 Kg, Ini Jawaban Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang

Ditanya hukuman yang pantas diberikan kepada tersangka kasus narkotika jenis sabu seberat 126 Kg, ini jawaban Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono saat menyampaikan keterangan dalam pemusanahan sabu seberat 126 Kilogram di Mapolda Kaltara, Selasa (14/9/2021) (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Ditanya hukuman yang pantas diberikan kepada tersangka kasus narkotika jenis sabu seberat 126 Kg, ini jawaban Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono.

Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono buka suara terkait hukuman yang terbaik bagi para pelaku pemasok pengedar narkoba jenis sabu seberat 126 Kilogram.

Menurut Jenderal bintang dua itu, hukuman terberat yakni hukuman mati dapat diberikan bagi tersangka narkoba dengan jumlah yang fantastis.

Baca juga: Buronan Sabu 126 Kg Belum Tertangkap, Diresnarkoba Polda Kaltara Agus Yulianto Beber Tantangannya

Irjen Pol Bambang mengatakan, bila sabu seberat 126 Kilogram berhasil lepas dan beredar ke masyarakat, maka dapat melenyapkan penduduk Kaltara.

"Karena kalau 126 Kilogram dimakan seluruh penduduk Kaltara, bisa habis penduduk Kaltara itu," kata Irjen Pol Bambang Kristiyono, Selasa (14/9/2021).

"Kalau ditanyakan ke saya ya lebih baik hukuman mati saja, kalau itu saran saya, tapi itu dulu, kalau sekarang ada prosesnya," tambahnya.

Ia mengatakan, hukuman mati nantinya ditentukan dari putusan proses persidangan yang melibatkan pihak kejaksaan serta majelis hakim di pengadilan.

Baca juga: Dipimpin Kapolda Kaltara, Sabu Seberat 126 Kilogram Dimusnahkan Dengan Cara Dicampur Air

Namun, pihaknya berharap semua pihak dapat memilki satu kesamaan mengenai hukuman setimpal yang dapat diberikan kepada para tersangka narkoba sabu seberat 126 Kilogram tersebut.

"Tapi bukan tugas kami, itu tugasnya nanti di Kejaksaan ada proses peradilan ada hakim dan sebagainya," ujarnya.

"Mudah-mudahan nanti dari Jaksa dari Hakim bisa sepakat dengan harapan kami untuk dihukum seberat-beratnya," ujarnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved