Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Vaksinasi Booster Tenaga Kesehatan Stagnan 51 Persen, Kadinkes Malinau dr John Beber Penyebabnya

Vaksinasi Booster untuk tenaga kesehatan atau nakes stagnan di angka 51 persen, Kadinkes Malinau dr John Felix Rundupadang beber penyebabnya.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa hari lalu. (TribunKaltara.com / Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Vaksinasi Booster untuk tenaga kesehatan atau nakes stagnan di angka 51 persen, Kadinkes Malinau dr John Felix Rundupadang beber penyebabnya.

Vaksinasi dosis ke tiga khusus bagi tenaga kesehatan atau Nakes telah menjangkau 621 penerima.

Baca juga: Besok Kodim 0910 Malinau Kembali Gelar Vaksinasi Covid-19 Sinovac Dosis 1, Terbatas untuk 350 Orang

Persentase penyelesaian dosis ke tiga atau vaksin booster yang diperuntukkan bagi Nakes tersebut adalah 51 persen dari total target.

Data Dinas Kesehatan P2KB Malinau, vaksin Moderna untuk dosis ke tiga tersebut diperuntukkan untuk sekira 1.200 Nakes di seluruh Malinau.

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Malinau, John Felix Rundupadang menerangkan distribusi vaksin booster tersebut telah dilaksanakan mulai akhir Agustus lalu.

"Hingga saat ini totalnya ada 621 Nakes yang sudah mendapatkan dosis booster. Dari total sekira 1.200 orang artinya kurang lebih sudah 51 persen," ujarnya, Rabu (15/9/2021).

Capaian vaksinasi booster tersebut stagnan di angka 621 persen atau 51 persen sejak memasuki September 2021 ini.

John Felix Rundupadang mengatakan ada sejumlah hal yang menjadi sebab tertundanya penyaluran vaksin ke tiga Nakes tersebut.

Diantaranya jeda waktu tunggu penyaluran bagi Nakes terpapar Covid-19 yakni sekira 3 bulan sejak dinyatakan sembuh.

Baca juga: Ketua KIPI Nunukan Beber Persiapan Faktor Biopsikososial Sebelum & Saat Vaksinasi Covid-19 dan Ini

Juga betkaitan selisih waktu antara vaksin dosis ke dua dan vaksin booster juga membutuhkan waktu 3 bulan untuk disalurkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved