Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Iswahyudi, Mekanik Korban Pesawat Rimbun Air Dimakamkan, Keluarga Sempat Minta Buka Peti Jenazah

Istri almarhum mekanik pesawat Rimbun Air, Iswahyudi tampak menangis saat prosesi pemakaman suaminya yang ikut jadi korban kecelakaan pesawat di Papua

Editor: Sumarsono
Tribun Kaltim/Dwi Ardianto
Suami dan puteri bungsu memegangi foto almarhum Iswahyudi, Mekanik Rimbun Air yang menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat di Papua. Sang istri tampak terus menangis saat jenazah akan dimakamkan. // DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Istri almarhum mekanik pesawat Rimbun Air, Iswahyudi tampak menangis saat prosesi pemakaman suaminya yang ikut jadi korban kecelakaan pesawat di Papua.

Sembari menggendong anak bungsunya, Dewi Agustina tak berhenti menitikan air mata menatap pusaran makam almarhum Iswahyudi, sang suami.

Jenazah almarhum Iswahyudi dimakamkan di TPU BDS, Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan.

Janazah korban yang diterbangkan dari Papua tiba di rumah duka pada Sabtu, (18/9/2021) pagi. Usai disemayamkan, korban disalatkan, selanjutnya dimakamkan di TPU BDS.

Baca juga: Ungkapan Keluarga Iswahyudi, Mekanik Pesawat Rimbun Air yang Jatuh di Papua: Kami Sudah Ikhlas

Dalam kesempatan tersebut, Chief Engineer selaku perwakilan Rimbun Air turut menyampaikan duka cita kepada keluarga.

Suasana prosesi pemakaman Jenazah almarhum Iswahyudi, Mekanik Rimbun Air yang menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat di Papua. Sang istri tampak terus menangis. (DWI ARDIANTO/TRIBUNKALTIM)
Suasana prosesi pemakaman Jenazah almarhum Iswahyudi, Mekanik Rimbun Air yang menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat di Papua. Sang istri tampak terus menangis. (DWI ARDIANTO/TRIBUNKALTIM) (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)

Ia mengatakan pihak Rimbun Air kehilangan sosok yang luar biasa. Sebab, Iswahyudi memiliki kapasitas untuk menjadi mekanik.

"Kami kehilangan sosok yang luar biasa, almarhum memiliki capability makanya kami merekrut dia dan penempatan di Papua," ujar Andi Nurhasan.

Jenazah almarhum Iswahyudi harusnya tiba di Balikpapa pada Jumat (17/9/2021) sore. Namun, mengalami keterlambatan, karena terkendala jadwal penerbangan.

Baca juga: Profil Pesawat Rimbun Air yang Sempat Hilang Kontak setelah Lepas Landas dari Bandara Nabire

Pihak Rimbun Air pum meminta maaf atas hal itu.

"Kemarin pesawat dari Timika tiba di Jakarta jam setengah tiga siang, sedangkan pesawat terakhir ke Balikpapan itu jam 2," terangnya.

Sementara itu, saat masih berada di rumah duka pihak keluarga sempat meminta membuka peti jenazah untuk melihat almarhum terakhir kalinya.

Pesawat Rimbun Air PK OTW yang terbang menuju Bandara Bilogai Sugapa, Intan Jaya, Papua dinyatakan hilang kontak sekitar pukul 07.10 WIT, Rabu (15/9/2021).
Pesawat Rimbun Air PK OTW yang terbang menuju Bandara Bilogai Sugapa, Intan Jaya, Papua dinyatakan hilang kontak sekitar pukul 07.10 WIT, Rabu (15/9/2021). (IST/Tribun-Papua.com)

Hanya saja pihak Rimbun Air tidak mengizinkan. Hal ini dikarenakan kondisi jenazah yang tidak memungkinkan untuk dilihat.

"Ini sudah tiga hari, jadi sudah segera harus dimakamkan kata pihak rumah sakit. Kalaupun dibuka, kondisinya kurang elok dilihat," tandas Andi Nurhasan.

Penulis : Miftah Aulia Anggraini

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved