Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Tenant Komplek THM Kembali Ajukan Gugatan Perdata, Minta Kepastian Soal Hibah Pemkab Bulungan

usai putusan sidang perkara masa perpanjangan HGB antara Pemkot Tarakan dan tenant di komplek THM ditetapkan, tenant kembali gugatan kedua.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Komplek pertokoan dan pusat perbelanjaan THM di Kota Tarakan 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Setelah putusan sidang perkara masa perpanjangan HGB antara Pemkot Tarakan dan tenant di komplek perbelanjaan THM ditetapkan, tenant kembali melakukan gugatan kedua.

Dikatakan Fery, perwakilan tenant komplek THM sekaligus pemilik sertifikat HGB, gugata kedua yakni gugatan perdata yang diajukan kepada Pengadilan Negeri (PN) Samarinda.

“Kalau kemarin kan sidang putusan PTUN Samarinda akhirnya dimenangkan. Karena SK nya. Kalau yang kedua ini gugata perdata,” jelasnya.

Baca juga: Gugatan Para Tentant Kasus Sertifikat HGB THM Dikabulkan, Harap Pemkot Tarakan Terima Putusan Sidang

Adapun untuk gugatan perdata ditujukan kepada lima instansi. Sidang perdata rencananya akan dimulai tanggal Oktober mendatang di Pengadilan Negeri Samarinda. “Yang tergugat pertama, PT Putra Kaltim Membangun, sebagai developer pada saat itu. Tergugat kedua Pemkot Tarakan, tergugat ketiga yakni Pemkab Bulungan,” ujar Fery.

Adapun lanjutnya, turut tergugat pertama yakni BPN Tarakan, dan tergugat kedua yakni BPN Tanjung Selor.

Baca juga: Persidangan Soal Kasus HGB di Komplek THM Tarakan Masih Proses, Tenant Tunggu Putusan Awal September

“Kami ingin mencari kebenaran masalah THM ini apa yang terjadi saat itu. Alasannya diperdatakan, saat dibangun THM ini, yang melakukan kerja sama dengan PT Putra Kaltim Membangun adalah Pemkab Bulungan. Mereka kerja sama membangun THM karena pada saat itu Tarakan bersatus kotim,” bebernya.

Setelah itu mereka berbagi hasil. Lalu kemudian sekarang masalahnya THM sudah dihibahkan ke Pemkot Tarakan oleh Pemkab Bulungan.

Komplek ruko THM yang berstatus HGB saat ini masih menunggu penyelesaian.
Komplek ruko THM yang berstatus HGB saat ini masih menunggu penyelesaian. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

"Sekarang kami mau meastikan mau tanya yang dihibahkan yang mana. Apakah keseluruhan ruko ini dengan kios atau hanya kios saja. Karena ruko ini kan sudah dikerjasamakan dua pihak tadi," ujarnya.

Artinya sudah dibagi dengan pihak developer dalam hal ini PT Putra Kaltim Membangun dan developer menjual kepada pihak tenant saat ini sebagai pemilik ruko.

Baca juga: HGB di Komplek Ruko THM Berakhir 11 Agustus 2021, Pemkot Tarakan Tunggu Proses Sidang Selesai

Stigma selama lanjutnya, pihaknya dianggap sebagai penyewa di THM. “Padahal bukan. Kami ini pemilik ruko. Kami membeli kepada developer," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved