Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Kabupaten Bulungan Kembali Masuk PPKM Level 4, Bupati Syarwani: Saya Juga Terkejut

Kabupaten Bulungan kembali masuk dalam daftar wilayah yang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 4. Bupati syok

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Bupati Bulungan Syarwani 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Kabupaten Bulungan kembali masuk dalam daftar wilayah yang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 4.

Hal tersebut mengacu pada Inmendagri No.44/2021 yang menetapkan dua wilayah di Kaltara, yakni Kabupaten Bulungan serta Kota Tarakan yang masuk dalam wilayah yang menerapkan PPKM Level 4.

Sebelumnya, Kabupaten Bulungan masuk dalam wilayah yang menerapkan PPKM level 3 selama hampir empat minggu terakhir.

Baca juga: Tunggu SK Resmi dari Pemerintah Pusat, Status PPKM Level 4 Tarakan Masih Diinstruksikan Diperpanjang

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bulungan Syarwani mengaku terkejut dengan penetapan PPKM Level 4 dari Satgas Covid-19 Nasional.

"Ya saya juga terkejut ya, tentu ini harus diatasi bersama, naiknya status Bulungan di Level 4 sama seperti Tarakan," kata Bupati Bulungan Syarwani, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Jika Status PPKM Level 4 Berakhir, Kadisdikbud Tarakan Tajuddin Tuwo Perbolehkan Sekolah Kembali PTM

Keterkejutannya tidak lepas dari kondisi kasus Covid-19 di Bulungan hari ini yang menurutnya mulai dapat dikendalikan.

Yakni dengan menurunnya tingkat keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR), naiknya angka kesembuhan, menurunnya jumlah kasus aktif hingga mulai maraknya program vaksinasi Covid-19.

ILUSTRASI - PPKM Level 4. (TribunKaltara.com)
ILUSTRASI - PPKM Level 4. (TribunKaltara.com) (TribunKaltara.com)

"BOR kita sudah menurun, termasuk progres angka kesembuhan dan vaksinasi ini terus berjalan, dan kasus aktif sudah jauh menurun," terangnya.

Pihaknya pun mengaku akan mengikuti ketentuan penerapan PPKM Level 4 yang akan berlangsung hingga 4 Oktober mendatang.

Baca juga: Siswa Sudah Divaksin dan PPKM Level 4 Dicabut, Disdikbud Tarakan Dukung Pembelajaran Tatap Muka

Selain itu, politisi Golkar ini juga akan fokus menangani kasus aktif Covid-19 serta meningkatkan kegiatan vaksinasi.

"Dan nanti pemberlakuannya sampai 4 Oktober, kriteria sudah ada dan nanti kita ikuti saja," ujarnya.

"Kita tetap akan fokus menangani kasus aktif dan juga perawatan di rumah sakit dan maksimalkan kegiatan vaksinasi," tuturnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved