Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Prakiraan Cuaca Selasa 21 September 2021, Hujan Lebat Disertai Petir Potensi Terjadi di 25 Wilayah

Berikut ini prakiraan cuaca sejumlah wilayah di Indinesia berdasarkan rilis resmi BMKG pada Selasa 21 September 2021.

Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio
ILUSTRASI - Cuaca ekstrem di Kalimantan Utara. Berikut ini prakiraan cuaca sejumlah wilayah di Indinesia berdasarkan rilis resmi BMKG pada Selasa 21 September 2021. (TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio) 

TRIBUNKALTARA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) telah merilis prakiraan cuaca sejumlah wilayah di Indonesia pada Selasa 21 September 2021.

Dalam rilis resminya, BMKG memprediksi adanya potensi hujan lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang pada 25 wilayah.

25 wilayah yang dimaksud di antaranya, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah.

Termasuk pula di antaranya provinsi termuda di Indonesia, yakni Kalimantan Utara atau Kaltara.

Pantauan  TribunKaltara.com, cuaca di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor Selasa pagi ini terpantau berawan.

BMKG senantiasa mengimbau warga agar waspada dengan perubahan cuaca yang bisa saja terjadi.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Kaltara Senin 20 September 2021, Malinau Berpotensi Diguyur Hujan Petir Siang Ini

Sesuai informasi pada laman web.meteo.bmkg.go.id, Deputi Bidang Meteorologi, Senin (20/9/2021), menyampaikan adanya sirkulasi siklonik terpantau di sekitar wilayah Kamboja dan di perairan barat Filipina yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di sekitar sirkulasi siklonik tersebut.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari Bengkulu hingga Sumatera Barat bagian selatan, dari Kalimantan Timur bagian selatan hingga Kalimantan Utara bagian utara, dari perairan timur Sulawesi Tenggara hingga Selat Makassar bagian tengah.

Kemudian memanjang dari Laut Banda bagian utara hingga Laut Maluku, dari perairan utara Papua Barat hingga Laut Maluku bagian utara, dan di Papua.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved