Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

PPKM Tarakan Kembali Masuk Level 4, Wali Kota Beber Alasan Pusat, Karena Masuk Wilayah Aglomerasi

PPKM Tarakan kembali masuk ke Level 4, Wali Kota Tarakan beber alasan pemerntah pusat, karena masuk wilayah aglomerasi.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Kota Tarakan kembali masuk dalam wilayah PPKM Level 4. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – PPKM Tarakan kembali masuk ke Level 4, Wali Kota Tarakan beber alasan pemerntah pusat, karena masuk wilayah aglomerasi.

Instruksi Mendagri Nomor 44 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2 dan Level 1 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua telah dikeluarkan.

Baca juga: Naik Tingkat jadi PPKM Level 4, Bupati Bulungan Syarwani Sebut Pembelajaran Tatap Muka Berlanjut

Kota Tarakan kembali masuk dalam PPKM Level 4. Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M,Kes mengungkapkan, sebelum Imendagri keluar, pihaknya sempat menerima informasi bahwa Tarakan sudah mengalami perubahan status ke level 3. Namun setelah Imendagri keluar, Tarakan kembali berstatus Level 4.

“Saya juga tidak tahu, bingung juga saya. Masih Level 4. Inmendagri sudah keluar. Tadinya rilis awal dari Menko Marves, Luhut Pandjaitan dan Kemenkes, kita sudah masuk ke Level 3,” ujar Khairul.

Dan tersisa enam daerah yang diumumkan sebelumnya masuk ke kategori level 4. Namun lanjutnya, ia menerima informasi lanjutan, ada statement dari Kementerian Perekonomian lalu juga diturunkan Inmendagri bahwa Tarakan masuk kembali dalam Level 4.

“Kalau dilihat dari indikator kasus, jumlah kasus aktif, positif rate antara penemuan kasus dan jumlah testing, kan udah jauh banget. Angka kematian jauh sekali turunnya,” ujarnya.

Adapun bed occupancy ratio (BOR) juga saat ini hanya di angka 20 persen keterisian pasiennya. Update terakhir di RSUKT yang dirawat 31 pasien.

Baca juga: Bulungan Terapkan PPKM Level 4, Bagaimana Kegiatan Masyarakat, Ini Jawaban & Fokus Bupati Syarwani

Sementara jika dilihat lanjutnya tempat tidur tersedia 200 ditambah 75 bed yang baru diadakan pihak RSUKT.

“Kalau kita bandingkan 31 pasien dengan 275 keterisian BOR, hanya 15 persen saja angka pasien yang ada di rumah sakit dari BOR yang disediakan,” bebernya.

Ia tak bisa memastikan mengapa Kota Tarakan masih menempati status level 4.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved