Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Kinerja DAK Fisik 2021 Capai 32,66 Persen, Rp 32,34 Miliar Menguap Tak Terserap

Kinerja DAK Fisik sampai dengan saat ini (23/9) telah mencapai Rp127,16 miliar atau 32,66 persen dari alokasi dana sebesar Rp389,37 miliar.

Editor: Amiruddin
HO/KPPN Tanjung Selor
Kepala KPPN Tanjung Selor, Juanda 

TRIBUNKALTARA.COM - Kinerja anggaran Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Fisik sampai dengan saat ini (23/9) telah mencapai Rp127,16 miliar atau 32,66 persen dari alokasi dana sebesar Rp389,37 miliar.

Data tersebut ditunjukan berdasarkan hasil pantauan Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN) hingga 23 September 2021 untuk wilayah kerja KPPN Tanjung Selor.

Baca juga: Agustus 2021, Belanja APBN Capai 50,88 Persen, KPPN Tanjung Selor Dorong Satker Percepat Realisasi

Yang meliputi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Bulungan, dan Pemerintah Kabupaten Malinau.

Kepala KPPN Tanjung Selor, Juanda, mengatakan angka tersebut mengalami penurunan yang signifikan sebesar 65 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2020 sebesar 97,68 persen.

Namun, perlu diketahui bahwa kinerja realisasi DAK Fisik periode 2021 ini mengalami perbedaan dengan tahun lalu (2020).

Pada tahun 2020, karena adanya pandemi Covid-19, penyaluran DAK Fisik dipercepat dengan dibatasi sampai dengan akhir September 2020, tanpa mekanisme tahapan penyaluran.

Sehingga semuanya sudah salur di bulan September 2020. Sedangkan pada tahun ini (2021), penyaluran DAK Fisik dengan menggunakan mekanisme bertahap, sekaligus dan campuran.

Hanya saja terdapat dispensasi terhadap penyampaian dokumen persayaratannya, yang semula 21 Juli 2021 diperpanjang menjadi 31 Agustus 2021.

"Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor:KMK 13/KM.7/2021 th 2021 tentang perpanjangan batas waktu penerimaan dokumen persyaratan penyaluran DAK TA 2021," jelas Juanda.

Berdasarkan hasil verifikasi akhir per 31 Agustus 2021, dokumen tagihan kontrak yang sudah masuk pada aplikasi OMSPAN telah mencapai Rp357,03 miliar dari alokasi DAK Fisik sebesar Rp389,37 miliar.

Ini menunjukan kinerja DAK Fisik tahun ini sebesar 91,69 persen. Artinya terdapat selisih antara pekerjaan yang dikontrakan dengan alokasi anggaran yang telah disediakan pemerintah pusat sebesar Rp32,34 miliar menguap, tak terserap oleh pemerintah daerah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved