Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Sederet Jabatan Mentereng Azis Syamsuddin, Wakil Ketua DPR yang Dikabarkan jadi Tersangka oleh KPK

Sederet jabatan mentereng Azis Syamsuddin, Wakil Ketua DPR RI yang dikabarkan ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK dengan dugaan kasus suap.

KOLASE TRIBUNKALTARA.COM
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin usai diperiksa KPK selama 8 jam, pada Rabu (9/6/2021). 

TRIBUNKALTARA.COM - Sederet jabatan mentereng Azis Syamsuddin, Wakil Ketua DPR RI yang dikabarkan ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK dengan dugaan kasus suap.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR) Republik Indonesia (RI) Azis Syamsuddin dikabarkan telah dtetapkan sebaga tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), atas kasus dugaan suap Dana Alokasi Khusus ( DAK), di Lampung Tengah, Lampung.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Azis Syamsuddin juga telah diperiksa selama 8 jam oleh KPK, pada Juni lalu.

Kabar penetapan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR) Republik Indonesia (RI) Azis Syamsuddin diduga tersiar setelah adanya penggeledahan di Gedung DPR RI.

Baca juga: UPDATE Kasus Suap di KPK, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Membisu, Diperiksa 9 Jam & Dicekal

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri menjawab diplomatis saat memberikan konfirmasi terkait hal tersebut.

Plt jubir bidang penindakan tersebut hanya membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan penyidikan kasus itu.

“KPK saat ini sedang melakukan penyidikan perkara dugaan TPK (Tindak Pidana Korupsi) pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara TPK yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah,” ujar Ali saat dikonfirmasi, Kamis (23/9/2021).

Sementara itu dikutip dari Kompas.com, KPK sebelumnya telah melakukan penggeledahan di ruangan kerja Azis Syamsuddin.

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Habiburokhman membenarkan hal tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di Gedung DPR RI terkait dengan kasus dugaan suap untuk menaikkan perkara ke tingkat penyidikan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved