Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Lab PCR RSUD Malinau Ditarget Oktober, Dinas Kesehatan Siap Jaring 10 Tenaga Operasional

engoperasian Laboratorium PCR RSUD Malinau ditargetkan mulai bulan Oktober 2021, Dinas Kesehatan siapkan 10 tenaga operasional khusus.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Cornel Dimas Satrio
Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews/Herudin dan TribunKaltara.com / Mohammad Supri
ILUSTRASI - Petugas medis melakukan tes PCR (kiri), tampak di sisi kanan progres pembangunan Laboratorium PCR RSUD Malinau, Kalimantan Utara. (Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews/Herudin dan TribunKaltara.com / Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pengoperasian Laboratorium PCR RSUD Malinau ditargetkan mulai bulan Oktober 2021, Dinas Kesehatan siapkan 10 tenaga operasional khusus.

Setelah penyelesaian tahap rehabilitasi ruangan, Dinas Kesehatan Malinau bakal menyesuaikan kebutuhan SDM untuk pengoperasian Laboratorium PCR RSUD Malinau, Kalimantan Utara ( Kaltara).

Pengoperasian dua alat pemeriksaan Covid-19 di Laboratorium PCR RSUD Malinau membutuhkan sekira 10 orang tenaga pemeriksa.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pemgendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malinau, John Felix Rundupadang.

Menurutnya, untuk tiap siklus pemeriksaan PCR membutuhkan 2 orang tenaga operasional.

Dikalkulasi dengan jumlah pemeriksaan harian membutuhkan sekira 10 orang.

"Per siklus minimal dua orang, kalau setiap hari dua siklus artinya ada 4. Dikalikan pemeriksaan harian, idealnya membutuhkan 10 orang," ujarnya, Minggu (26/9/2021).

Baca juga: Uji Akurasi Pemeriksaan, 20 Spesimen Asal Lab PCR Malinau Akan Diuji Ulang di Provinsi Kaltara

Pengoperasian Laboratorium PCR RSUD Malinau rencananya akan mengandalkan tenaga yang tersedia di beberapa fasilitas layanan kesehatan.

John Felix Rundupadang menyampaikan akan melakukan pelatihan SDM untuk menjaring tenaga operasional Laboratorium PCR.

"Selain tenaga RSUD, kita perbantukan juga tenaga dari Puskesmas. Nanti akan dimaksimalkan untuk tenaga-tenaga nonASN yang akan dilatih khusus," katanya.

Laboratorium RSUD Malinau tersebut rencananya akan melayani dua jenis pemeriksaan, yakni pemeriksaan sampel PCR dan Tes Cepat Molekuler.

Dinas Kesehatan masih menunggu hasil uji fisik alat dari BNPB RI dan menanti proses administrasi surat ijin pengoperasian dari Kementerian Kesehatan.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved