Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Jenderal Kopassus Sindir Telak Gatot Nurmantyo, Cium Agenda Politik Tertentu hingga Singgung Prabowo

Gatot Nurmantyo disindir Jenderal Kopassus (Purn) Agum Gumelar, imbas tudingan komunisme di TNI, cium agenda politik tertentu hingga singgung Prabowo.

YouTube / TNI AD
Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo mengenakn seragam dan baret Kopassus. (YouTube / TNI AD) 

Diantaranya adalah patung Pangkostrad ketika peristiwa G30S PKI Mayjen Soeharto, Komandan RPKAD Sarwo Edhie Wibowo dan Jenderal AH Nasution.

Namun tudingan ini dibantah Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurrachman.

"Itu tuduhan yang keji," tegas Dudung Abdurachman.

Baca juga: Duduk Perkara Klaim Gatot Nurmantyo Komunisme Menyusup di TNI, Hadi Tjahjanto tak Tinggal Diam

Jenderal bintang tiga ini menegaskan, patung-patung tersebut memang diminta kembali oleh mantan Pangkostrad Letjen TNI (Purn) AY Nasution (2011-2012), selaku penggagas pembuatan patung.

Menurut Dudung Abdurachman, AY Nasution meminta karena merasa berdosa membuat patung-patung tersebut, karena tidak sesuai dengan keyakinan agamanya.

Agum Gumelar menyatakan seharusnya Gatot Nurmantyo melakukan konfirmasi langsung kepada Panglima Kostrad Dudung Abdurrachman soal pencopotan patung tersebut dan tidak langsung membuat pernyataan bombastis.

"Jangan langsung membuat suatu statement yang bombastis, yang mengundang kegaduhan.

Muncul lagi statement tambahan, komen tambahan yang lebih menggaduhkan. Ini sangat tidak sehat." tegas Agum Gumelar.

Pengakuan Gatot Nurmantyo

Sementara itu, mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, menjelaskan alasan dirinya bercerita soal hilangnya beberapa patung diorama di Markas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Gambir, Jakarta Pusat.

Pernyataan tersebut disampaikan Gatot Nurmantyo saat mengikuti pertemuan virtual atau webinar Zoom Meeting, pada hari Minggu (26/9/2021).

Ketika ditanya salah satu peserta webinar apakah dirinya tidak takut atas tindakannya mengungkap hilangnya beberapa patung diorama di Kostrad, Gatot Nurmantyo justru berujar bahwa ia seorang penakut.

"Bukannya tidak takut, justru saya adalah orang yang penakut. Saya orang yang sangat takut dan penakut," ujar Gatot Nurmantyo.

"Dari ketakutan itulah saya melakukan langkah-langkah itu. Saya takut dan sangat takut kepada Allah Subhanahu wa ta'ala," lanjutnya.

Gatot Nurmantyo menyebut persoalan diorama yang hilang merupakan bentuk tanggung jawabnya untuk di akhirat nanti.

"Kalau saya tidak menyampaikan, maka saya mengingkari sumpah saya. Padahal itulah bekal saya untuk pulang," lanjutnya.

(*)

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul Sebut TNI Disusupi PKI, Gatot Dinilai Bermanuver Politik, Agum Gumelar Ingatkan Soal Ambisi Politik, https://www.kompas.tv/article/216459/sebut-tni-disusupi-pki-gatot-dinilai-bermanuver-politik-agum-gumelar-ingatkan-soal-ambisi-politik
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved