Rabu, 6 Mei 2026

Berita Pemprov Kaltara

Hadiri Panen Raya Jagung, Kalimantan Utara Butuh Peningkatan Provitas

Gubernur Kaltara Drs H Zainal Arifin Paliwang SH, M.Hum turut menghadiri Panen Raya Jagung secara virtual dari Hotel Tarakan Plaza.

Tayang:
Editor: Amiruddin
Foto: Biro Adpim Pemprov Kaltara
Gubernur Kaltara Drs H Zainal Arifin Paliwang SH, M.Hum turut menghadiri Panen Raya Jagung secara virtual dari Hotel Tarakan Plaza. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara ( Kaltara ) Drs H Zainal Arifin Paliwang SH, M.Hum turut menghadiri Panen Raya Jagung secara virtual dari Hotel Tarakan Plaza, di Tarakan, Rabu (29/9/2021).

Panen raya jagung yang dipusatkan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah dan diikuti secara serentak di seluruh Indonesia tersebut, dibuka Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, serta diikuti oleh kabupaten/kota seluruh Indonesia secara virtual.

Baca juga: Panjat Tebing PON XX Papua, Sabri Masih Punya Peluang Sabet Emas untuk Kalimantan Utara

Dalam sambutannya, Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan stok jagung aman dan terkendali.

Berdasarkan pemantauan stok yang dilakukan Badan Ketahanan Pangan (BKP), stok jagung nasional pada minggu IV (20 September 2021) mencapai 2.750.072 ton, dengan sebaran 856.897 ton (31%) berada di pabrik pakan, 744.250 ton (27%) di Pengepul, 423.502 ton (15%) di Agen, 288.305 ton (11%) di Pengecer, 276.300 ton (10%) di Usaha Lain (Pakan Mandiri), dan sisanya 6% di Industri Pangan, Rumah Tangga, dan lain-lain.

Di samping menerima laporan stok setiap pekan dari petugas enumerator independen yang tersebar di daerah sentra produksi, pihaknya juga menurunkan tim untuk memantau langsung ketersediaan dan stok jagung di tingkat pengepul, agen, grosir dan petani di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kementan meyakinkan masyarakat terutama pelaku usaha ternak seluruh Indonesia khususnya peternak unggas di Jawa bahwa stok jagung sampai bulan Desember aman.

"Kondisi pasokan stok aman dan setiap pedagang pengepul rata-rata setiap hari masuk 100-150 ton, dan pengrimanan jagung ke pabrik pakan dan peternak di Jawa dan Jakarta 100 ton per hari, dan stok tertinggal di gudang pengepul setiap harinya tidak kurang dari 100 ton. Mulai minggu ini pembelian pengepul naik sekitar 65 persen dibandingkan kondisi pada minggu yang lalu,” sebut dia.

Sementara Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menyebutkan data produksi jagung periode Januari – Agustus tahun 2021 mengalami penurunan sebesar 14,5 persen atau 193,97 ton.

“Penurunan produksi jagung terbesar di Kabupaten Bulungan mencapai 191,72 ton.

Distibusi pertanaman jagung terbanyak di Kabupaten Bulungan 86,53 persen,” ungkap Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang.

Baca juga: Bantuan Oksigen Portable Segera Didistribusi ke Kabupaten dan Kota di Kalimantan Utara

Rincinya, luas panen dan produksi secara total Kaltara mengalami penurunan. Angka ini diperoleh dengan asumsi provitas 2020 dan 2021 sama.

“Perlu upaya peningkatan provitas untuk menaikan angka produksi,” tegas Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang (adpim)

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved