Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Ratusan Peserta CPNS di Kubar Terancam Gagal Tes Berjamaah Gegera Gangguan Internet, Ini Langkah BKN

Ratusan peserta CPNS di Kubar terancam gagal tes berjamaah gegera gangguan internet, ini langkah BKN.

TRIBUNKALTARA.COM
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kutai Barat, Nopandel saat memberikan penjelasan terkait gangguan jaringan internet yang menghambat pelaksanaan SKD sesi ke tiga CPNS Kutai Barat.   

TRIBUNKALTARA.COM, SENDAWAR - Terjadinya gangguan pada koneksi jaringan internet di wilayah Kabupaten Kutai Barat sejak Kamis kemarin (30/9)  mengakibatkan para peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS)

dilingkungan pemerintah Kabupaten Kutai Barat yang sedang mengikuti tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD) pada sesi ke tiga terancam gagal.

Pasalnya, mereka tak dapat melanjutkan ujian seleksi kompetensi dasar yang digelar di gedung SMKN 1 Sendawar itu akibat jaringan internet tidak dapat diakses sama sekali, sehingga otomatis seluruh soal-soal SKD pun tidak dapat dibuka. 

Baca juga: Gegara Gangguan Internet, Peserta Tes Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kutai Barat Merasa Dirugikan

Pelaksanaan tes SKD CPNS/CASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. TRIBUNKALTARA.COM
Pelaksanaan tes SKD CPNS/CASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. TRIBUNKALTARA.COM (TRIBUNKALTARA.COM)

 

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kutai Barat, Nopandel mengatakan tim Panselda sudah melakukan koordinasi dengan BKN Pusat agar menggeser waktu tes ke sesi terakhir hari ketiga.

Kata Nopandel, Opsi kedua adalah dijadwalkan ulang pada hari terakhir tes CAT usai peserta dari kabupaten Mahakam Ulu menjalani tes online tanggal 7 Oktober mendatang.

“Kalaupun besok tidak diberi slot di jam terakhir ya kita berkomunikasi tadi dengan BKN yang di sini.

Pengalaman mereka bahwa itu diberi di posisi slot yang terakhir di tanggal 7 itu yang sudah dilakukan di beberapa tempat dengan situasi yang hampir sama seperti ini,” ungkapnya, jumat (1/10).

Nopandel juga tak menampik ada peserta yang mempertanyakan soal surat antigen. Sebab surat Kesehatan itu hanya berlaku 1x24 jam sehingga mereka meminta dispensasi atau bantuan dari panitia.

Hanya saja tim Panselda CPNS Kubar masih harus berkoordinasi dulu dengan dinas Kesehatan, apakah bisa membantu tes antigen.

“Antigen ya asumsi kita tadi kalau yang hari ini kan 1 x 24 jam, asumsi kita masih dalam waktunya yang sama. Tapi kalau sudah lebih dari besok ya terpaksa mereka harus antigen ulang,” terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved