Breaking News:

Hari Kesaktian Pancasila

Sejarah Kesaktian Pancasila 1 Oktober, Kenang Tragedi Gugurnya 7 Perwira Militer di Lubang Buaya

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober, sekaligus mengenang gugurnya 7 perwira militer.

Editor: N Anastasia
Tribun Pekanbaru (Ist)
7 Pahlawan Revolusi. 

TRIBUNKALTARA.COM - Sejarah Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober, sekaligus mengenang gugurnya 7 perwira militer.

Hari Kesaktian Pancasial berkaitan erat dengan tragedi nasional pembunuhan keji Gerakan 30 September (G30S) pada 1 Oktober 1965.

Tujuh perwira militer gugur, yaitu enam Jenderal TNI dan satu kapten yang dibuang ke sumur tua di Lubang Buaya.

Seorang pengawal dari Perdana Menteri II Dr. J. Leimena juga menjadi korban pembunuhan G30S.

Baca juga: 15 Link Twibbon Hari Kesaktian Pancasila, Bagikan di Media Sosial pada 1 Oktober

Sementara itu, ada juga dua korban perwira di Yogyakarta yang dianiaya dan dibunuh oleh G30S pada tanggal yang sama.

Jenazah mereka ditemukan di dalam sebuah lubang di desa Kentungan, Yogyakarta.

Pahlawan Revolusi
Pahlawan Revolusi. (Tribun Pontianak)

Sebelumnya, dirangkum oleh Tribunnews, berikut daftar korban tersebut:

1. Letjen TNI Ahmad Yani (Menteri/Panglima Angkatan Darat/Kepala Staf Komando Operasi Tertinggi);

2. Mayjen TNI Raden Suprapto (Deputi II Menteri/Panglima AD bidang Administrasi);

3. Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Haryono (Deputi III Menteri/Panglima AD bidang Perencanaan dan Pembinaan);

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved