Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Atasi Backlog di Bulungan, Dinas Perumahan Dorong Pembangunan Perumahan MBR

Pemkab Bulungan terus mengupayakan agar angka jumlah kekurangan rumah atau backlog dapat ditekan.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Ilustrasi perumahan MBR tipe 24 di Kota Tanjung Selor (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Pihak Pemkab Bulungan terus mengupayakan agar angka jumlah kekurangan rumah atau backlog dapat ditekan.

Menurut Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman atau DPRKP Bulungan Ratna Sari Ningsih, masih ada sekitar 2.000 hingga 3.000 backlog di Bulungan.

Baca juga: Listrik Padam di Jalan Durian Bulungan, Suparje Wardiyono: Faktor Hujan, Sedang Proses Penormalan

"Backlog kita masih ada ada sekitar 2.000 sampai 3.000, dan itu tersebar ada di desa dan kota," kata Ratna Sari Ningsih, Kamis (7/10/2021).

"Kenapa masih ada backlog? karena masih ada yang tinggal di satu rumah, seperti di desa itu masih ada satu rumah yang ada 3 KK jadi itu yang masuk data backlog," terangnya.

Pihaknya pun mendorong agar para pengembang dapat membangun perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR.

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan ialah dengan memberikan insentif seperti perizinan yang mudah, hingga adanya usulan bantuan pembangunan prasarana sarana dan utilitas umum atau PSU.

Ratna menjelaskan, pada tahun 2021 di Bulungan setidaknya terdapat 22 perumahan MBR yang dibangun oleh 16 pengembang.

"Untuk pembangunan MBR, perizinan IMB-nya itu dipermudah dan dipersingkat," katanya.

"Dan tahun ini ada 22 perumahan MBR yang dibangun pengembang, jadi perumahan yang ada di Bulungan hampir semuanya ini untuk MBR," tambahnya.

Menurutnya, dengan harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, maka perumahan MBR sangat diminati masyarakat.

Pihaknya optimistis, dengan program perumahan MBR dan luasan lahan yang dimiliki Bulungan, angka backlog dapat ditekan.

Baca juga: Tetap PPKM Level 4, PTM Terbatas Masih Dilakukan, Sekda Bulungan Syafril Sebut Belum Menyeluruh

"Dan sekarang itu seperti kacang goreng, baru dibangun sudah habis, lalu pengembang bangun lagi dan habis lagi," ujarnya.

"Dan kedepannya masih bisa dibangun lebih banyak lagi karena luas lahan yang ada di Bulungan ini," tuturnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved