Berita Malinau Terkini

Rasio Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Fluktuatif, Kadinkes Malinau Sebut Angka Pasien Dirawat Menurun

Rasio kasus terkonfirmasi positif Covid-19 fluktuatif, Kadinkes Malinau sebut angka pasien dirawat menurun.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Ilustrasi, Warga Kabupaten Malinau menjalani tes Antigen di Kantor Dinas Kesehatan P2KB Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (9/10/2021). (TribunKaltara.com / Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Rasio kasus terkonfirmasi positif Covid-19 fluktuatif, Kadinkes Malinau sebut angka pasien dirawat menurun.

Angka kasus konfirmasi di Kabupaten Malinau cenderung fluktuatif, kasus aktif yang dirawat di RSUD Malinau menurun.

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Malinau, John F2lix Rundupadang mengatakan untuk rasio kasus konfirmasi di Kabupaten Malinau fluktuatif.

Baca juga: Beasiswa Kaltara Unggul Disosialisasikan, Mahasiswa Malinau Usul Kemudahan Administrasi Pendaftaran

Menurutnya persentase kasus terkonfirmasi menyesuaikan dengan cakupan tracing dan testing di daerah.

"Possitivity rate sebenarnya sejalan dengan jumlah kasus yang kita periksa. Semakin kecil cakupan pemeriksaan, persentasenya juga naik. Ketika akses tracing daerah kecil, pasti akan tinggi," ujarnya, Sabtu (9/10/2021).

Data terkini Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau, kasus aktif Corona saat ini berjumlah 28 kasus.

Akumulasi angka konfirmasi di Malinau saat ini berjumlah 2.735, kesembuhan 2.616 dan total kematian sebanyak 91 kasus.

John Felix Rundupadang mengatakan dari segi rasio kasus terkonfirmasi, sebagian besar merupakan pasien tanpa gejala dan bergejala ringan.

Baca juga: Terkendala Penitipan Tahanan, Kajari Beber Urgensi Pengadaan Rutan dan Lapas di Malinau

Sehingga hanya sebagian kecil dari pasien konfirmasi yang membutuhkan perawatan dan dirawat di RSUD Malinau.

"Beberapa hari lalu tersisa satu kasus yang kita rawat di RSUD Malinau. Sebagian besar isolasi mandiri.

Maka dari itu, vaksinasi akan terus kita laksanakan, untuk mengurangi efek dan gejala pasien. Dengan vaksin minimal efeknya ringan," katanya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved