Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Cerita Guru Honorer dari Perbatasan RI-Malaysia 5 Kali Tes CPNS tak Berhasil, Ke-6 Lulus PPPK 2021

Cerita guru hHonorer dari perbatasan RI-Malaysia 5 kali tes CPNS tak lulus, ke-6 kali lulus PPPK 2021.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
HO/ Frengky
Frengky Bangau (kanan, baju putih) saat bersama rekannya menyuarakan nasib guru honorer di perbatasan RI-Malaysia, belum lama ini. (HO/ Frengky). 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Cerita guru honorer dari perbatasan RI-Malaysia, tepat di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, sempat lima kali tes CPNS tak lulus, keenam kali dinyatakan lulus PPPK 2021.

Perjuangan yang panjang untuk menjadi seorang abdi negara, dirasakan oleh Frengky Bangau. Ia seorang guru honorer di SMP 4 Krayan Induk yang telah mengabdi selama 10 tahun.

Pria yang akrab disapa Frengky itu, mengaku sempat lima kali dirinya mengikuti tes CPNS untuk formasi guru. Namun, belum membuahkan hasil yang baik.

Baca juga: Jadwal Speedboat Reguler Rute Nunukan-Tarakan Minggu 10 Oktober 2021, Beroperasi Pagi hingga Siang

Sampai akhirnya, pada tes guru PPPK 2021 ini, Frengky yang melamar formasi PPKN dinyatakan lulus setelah memperoleh nilai 509.

"Saya lamar formasi guru PPKN di SMP 3 Krayan Selatan. Soalnya di tempat saya tak ada formasi. Untuk passing gradenya, semula 330 di turunkan menjadi 280," kata Frengky Bangau kepada TribunKaltara.com, melalui telepon seluler, Minggu (10/10/2021), pukul 13.00 Wita.

Lanjut Frengky,"Tanun 2010, saya pernah ikuti tes CPNS di Tarakan dengan formasi guru. Di Nunukan ada beberapa kali saya ikuti tes. Dan ini keenam kalinya baru saya lulus untuk tes PPPK Guru," tambahnya.

Menurut Frengky, dirinya sudah melakukan persiapan belajar sejak tahun lalu. Ia pelajari buku-buku yang berhubungan dengan materi PPKN. Termasuk modul yang diberikan oleh Kemendikbud RI kepada peserta PPPK.

"Tes PPPK harusnya kan tahun lalu, tapi ditunda karena pandemi. Saya banyak baca buku yang berhubungan dengan PPKN dan ada juga modul dari kementerian. Untuk bidang teknis, kita dianjurkan belajar sesuai bidang yang kita lamar. Saya juga ikut try out yang dibuat oleh guru penggerak," ucapnya.

Dia mengaku bersyukur, lantaran bisa dinyatakan lulus PPPK Guru pada tahun ini. Namun, untuk peserta yang belum berhasil lulus tes, Frengky menyarankan untuk lebih giat dalam belajar.

"Saya sangat bersyukur bisa lulus tahun ini. Buat teman-teman yang belum lulus, banyak pelajari soal teknis. Apa yang kita ajarkan di sekolah, cenderung keluar. Meskipun soal ceritanya agak panjang. Tapi mulai berlatih soal dari sekarang," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved