Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Istri Presiden Soekarno Asal Tenggarong Meninggal, Berikut Kisah Cinta Heldy Djafar dan Bung Karno

Kabar duka, istri ke-9 Presiden Soekarno asal Tenggarong, Kalimantan Timur, meninggal dunia, berikut kisah cinta Heldy Djafar dan Bung Karno.

TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio
Heldy Djafar, istri ke-9 Presiden Soekarno asal Tenggarong, Kalimantan Timur, dikabarkan meninggal dunia. (TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio) 

TRIBUNKALTARA.COM - Kabar duka menghampiri tanah air, istri ke-9 Presiden Soekarno yang berasal dari Tenggarong, Kalimantan Timur, meninggal dunia, berikut kisah cinta Heldy Djafar dan Bung Karno.

Beredar informasi di grup pewarta media Kalimantan Timur, Heldy Djafar meninggal dunia pada Senin 11 Oktober 2021.

Berdasarkan informasi yang diterima TribunKaltara.com, Heldy Djafar menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM) Jakarta, sekira pukul 10.00 WIB.

Hingga kini TribunKaltara.com masih mencari kebenaran informasi meningalnya Heldy Djafat.

Sosok Heldy Djafar bukanlah orang sembarangan di Kalimantan Timur.

Perempuan kelahiran Tenggarong 11 Juni 1947 itu adalah istri ke-9 Presiden Republik Indonesia, Soekarno.

Pernikahan Heldy Djafar dan Soekarno terjadi saat perempan asal Kalimantan Timur itu berusia 18 tahun.

Sayangnya, kebersamaan Heldy Djafar dan Soekarno harus berjalan singkat, lantaran Soekarno lebih dulu diasingkan usai peristiwa kelam 1965.

Alhasil pernikahan Heldy Djafar dan Soekarno tak melahirkan keturunan.

Selanjutnya pada 1968 Heldy Djafar menikah lagi dengan seorang pria bernama Gusti Suriansyah Noor.

Dari pernikahannya ini, lahirlah perempuan bernama Gusti Maya Firanti Noor, yang kemudian menikah dengan cucu Soeharto, Ari Sigit.

Tetapi pernikahan Gusti Maya Firanti Noor dengan cucu Soeharto harus berakhir.

Baca juga: Sosok Rachmawati Soekarnoputri, Adik Ketum PDIP Megawati, Meninggal Dunia di RSPAD Gatot Soebroto

Kisah Cinta Heldy Djafar dan Soekarno

Heldy Djafar meninggal dunia di usia 74 tahun.

Sebelum meninggal dunia, TribunKaltim.co sempat bersua Heldy Djafar saat istri sang Proklamator itu mengunjungi Pemprov Kaltim pada 2019 silam.

Kala itu Heldy Djafar masih tampak kuat dan santai mengikuti prosesi upacara HUT Pemprov Kaltim.

Belum hilang paras cantik dan anggunnya meski istri Bung Karno ini sudah lanjut usia.

Mengenakan balutan kebaya ungu, Heldy Djafar menyapa ramah setiap undangan yang datang menghampirinya.

Heldy Djafar tak keberatan bercerita singkat tentang kenangannya bersama Presiden RI Soekarno.

Menurutnya, perempuan Kaltim harus terus menumbuhkan optimisme.

Kisah cintanya dengan Bung Karno menjadi pelajaran bahwa tidak ada yang mustahil bagi perempuan ataupun masyarakat Kaltim suatu saat menjadi bagian dalam lingkaran Istana Negara.

"Saya tidak menyangka RI 1 menyukai perempuan Kaltim.

Kami bertemu pada tahun 1965 saat menjadi anggota Paskibraka.

Saya masuk barisan Bhineka Tunggal Ika. Dan dinikahi pada 1966," ungkap Heldy Djafar.

Baca juga: 11 Maret 55 Tahun Silam, Soeharto Kudeta Soekarno, Sikat PKI hingga Supersemar Penuh Kontroversi

Saat berkenalan dengan Presiden Soekarno, ia dan orangtuanya terkejut lantaran tak menyangka pria sekelas Bung Karno kepincut wanita Kaltim yang usianya masih belia kala itu.

"Orangtua kaget, kenapa kok anak saya? Padahal banyak perempuan lain.

Tapi saya bersyukur bisa menjadi pilihan RI 1 kala itu. Tidak ada yang tak mungkin," katanya.

Kemesraan Heldy Djafar dan Soekarno hanya bertahan tak sampai 5 tahun, lantaran Soekarno harus menjadi tahanan di Wisma Yaso akibat situasi politik.

Namun Heldy Djafar tak pernah lupa sentuhan dan rasa sayang Soekarno.

"Susah cari orang seperti Bung Karno. Sampai sekarang saya belum pernah menemukan orang seperti Bung Karno.

Sentuhannya lebih lembut, penyayang. Setiap kali ketemu saya pasti saya digendong. Itu hebatnya saking sayangnya," ungkapnya.

Kemudian dengan senyum ramah, Heldy Djafar tak henti menerima salam dari tamu lainnya.

"Saya kebetulan diundang oleh bapak Gubernur untuk hadir di acara ulang tahun Pemprov Kaltim.

Senang rasanya bisa kembali ke Kaltim, khususnya Samarinda," kata Heldy Djafar dengan logat Kutai yang masih kental, Rabu (9/1/2019).

Heldy Djafar, istri ke-9 Presiden Soekarno asal Tenggarong (kiri) saat berkunjung ke Pemprov Kaltim pada 2019 silam. (TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio)
Heldy Djafar, istri ke-9 Presiden Soekarno asal Tenggarong (kiri) saat berkunjung ke Pemprov Kaltim pada 2019 silam. (TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio) (TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio)

Baca juga: 10 Kutipan Tokoh Terkenal tentang Pancasila, Mulai dari Sujiwo Tejo, Gus Dur hingga Soekarno

Kembali ke Kota Samarinda, Heldy Djafar terkesan dengan kemajuan ibu kota Kaltim yang menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan Bumi Etam ini.

Ia tak menyangka wajah Kaltim berubah menjadi lebib maju dengan pembangunan indrastruktur yang masif.

"Samarinda jauh lebih maju sekarang ketimbang dulu waktu saya masih tinggal di sini.

Saya SMP tinggal di sini. Setelah itu ke Jakarta dan menetap di sana.

Tapi sering pulang ke Samarinda dan Tenggarong karena masih banyak keluarga. Alhamdulilah perkembangan sudah maju provinsi ini, saya juga bangga," ucapnya.

Sebagai salah satu tokoh perempuan berdarah Bumi Etam, Heldy Djafar tak lupa berpesan kepada generasi muda agar lebih kreatif dan inovatif demi memajukan Provinsi Kaltim, dan membanggakan bangsa.

"Saya pikir pemahaman agama harus lebih ditingkatkan untuk masyarakat dan generasi muda Kaltim.

Budaya juga penting sekali itu karena saya sampai sekarang selalu memperhatikan dan mempertahankan budaya Kaltim. Jangan sampai putra-putri kita terjerumus ke jurang yang menyesatkan," tuturnya.

Usai bercerita singkat, Heldy lantas kemudian pamit meninggalkan tempat acara usai rangkaian upacara berakhir. Ia bersama keluarga Sultan Kutai Ing Martadipura, Sultan Adji Muhammad Arifin beranjak keluar GOR Sempaja.

(*)

(TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio K)

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved