Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Korban Pungli Lurah Sungai Kapih Mengaku Kurang Mampu, Ratusan Pemohon PTSL Belum Lunasi Rp 1,5 Juta

Korban pungutan liar atau Pungli yang dilakukan Lurah Sungai Kapih Samarinda mengaku kurang mampu, ratusan pemohon PTSL belum lunasi Rp 1,5 juta.

TRIBUNKALTARA.COM/ RITA LAVENIA
Uang hasil pungli Lurah Sungai Kapih bersama makelarnya yang disita secara langsung maupun dari bank oleh Polresta Samarinda / TRIBUNKALTARA.COM/ RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Korban pungutan liar atau Pungli yang dilakukan Lurah Sungai Kapih Samarinda mengaku kurang mampu, ratusan pemohon PTSL belum lunasi Rp 1,5 juta.

Setidaknya ada 540 pemohon yang sudah memenuhi dan melengkapi persyaratan serta membayar biaya Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap ( PTSL) ke Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan.

Hal itu diungkap oleh Wakapolresta Samarinda, AKBP Eko Budiarto dalam press release Pengungkapan Operasi Tangkap Tangan ( OTT) perkara pungutan liar ( Pungli) yang dilakukan oleh Lurah Sungai Kapih dan satu tersangka lainnya terkait pengurusan berkas tersebut, Senin (11/10/2021) di Mapolresta Samarinda.

Namun Ia menjelaskan, tidak semua dari 540 orang yang lolos administrasi tersebut langsung membayar lunas tarif Rp 1,5 juta yang diminta tersangka Rusli, sebab sebagian mengaku belum memiliki anggaran yang cukup.

Baca juga: 1.485 Orang Jadi Korban Pungli Lurah Sungai Kapih, Polresta Samarinda Beber Nominal Uang yang Pungut

"Jadi ada yang mengangsur untuk melunasi Rp 1,5 juta itu. Ada yang baru Rp 500 ribu, ada juga yang lunas. Kalau sudah lunas, baru berkasnya dilanjutkan ke BPN (Badan Pertanahan Nasional)," bebernya.

AKBP Eko Budiarto juga menerangkan, pada saat kedua tersangka diringkus di Kantor Kelurahan Sungai Kapih pada Senin (5/10/2021) lalu, Satreskrim Polresta Samarinda sudah menyita uang sebesar Rp 24.350.000, hasil pungli di hari penangkapan.

Barang bukti OTT yang diamankan oleh Mapolresta Samarinda dalam kasus pungli yang menyeret Lurah Sungai Kapih dan seorang makelar. TRIBUNKALTARA.COM/ RITA LAVENIA
Barang bukti OTT yang diamankan oleh Mapolresta Samarinda dalam kasus pungli yang menyeret Lurah Sungai Kapih dan seorang makelar. TRIBUNKALTARA.COM/ RITA LAVENIA (TRIBUNKALTARA.COM/ RITA LAVENIA)

Lalu setelah dilakukan pemeriksaan intensive, didapati seluruh uang yang telah diterima dari pemohon sebanyak Rp 678.350.000.

"Uang tersebut ada yang kami sita secara langsung, ada pula yang kami sita dari bank. Yang cash, uangnya semua disimpan di dalam lemari meja tersangka Rusli di Kantor Kelurahan Sungai Kapih," bebernya.

1.485 Orang Jadi Korban Pungli Lurah Sungai Kapih

1.485 orang menjadi korban pungutan liar atau Pungli yang dilakukan Lurah Sungai Kapih, Samarinda, Polresta Samarinda beber nominal uang yang pungut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved