Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Sajikan Menu Kudapan Tiga Generasi Berbasis Pangan Lokal, PKK Kecamatan Sebuku Peroleh Juara Favorit

Sajikan 3 menu kudapan berbasis pangan lokal, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Sebuku, peroleh juara favorit.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Astuti memegang piala dan sertifikat sebagai Juara I dan Kategori Favorit, Rabu (13/10/2021). TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Sajikan 3 menu kudapan berbasis pangan lokal, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Sebuku, peroleh juara favorit.

Diketahui, pagi tadi berlangsung lomba Cipta Menu Kudapan Berbasis Pangan Lokal di lantai V Kantor Bupati Nunukan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh TP PKK Kabupaten Nunukan dalam rangka HUT ke-22 Kabupaten Nunukan itu, diikuti oleh 27 kelompok.

Baca juga: Link Live Streaming Tribun VIP Room Wakil Bupati Nunukan Hanafiah: Bangkit Bersama Pulihkan Ekonomi

Adapun sebagai juri kehormatan dalam lomba tersebut yakni Bupati Nunukan Asmin Laura.

Seusai sesi penilaian oleh tim juri diumumkan perolehan Juara I sekaligus masuk dalam Kategori Favorit yakni TP PKK Kecamatan Sebuku dengan perolehan skor 305.

Ketua Tim PKK Kecamatan Sebuku, Astuti (41), mengatakan dirinya tak menyangka bisa memperoleh dua penghargaan sekaligus dalam lomba kudapan ini.

"Tidak sangka bisa peroleh penghargaan juara I dan masuk kategori favorit. Jadi, panitia meminta per kelompok sajikan 3 menu kudapan dari bahan pangan lokal di luar tepung terigu dan beras," kata Astuti kepada TribunKaltara.com, pukul 12.00 Wita.

Astuti beberkan 3 menu andalan yang disajikan pada lomba kudapan tersebut bertema Kudapan Tiga Generasi.

"Pertama itu menu untuk generasi 80-an, lalu untuk generasi 90-an, dan generasi 2000-an. Jadi ada menu tradisional dan juga modern yang sasarannya anak muda. Bahannya itu, ubi singkong 3 Kg, labu kuning 500 gram, dan tiga buah jagung," ucapnya.

Baca juga: Pemkab Nunukan Ajukan Dua Ranperda, Apa Saja? Berikut Penjelasan Wabup Nunukan Hanafiah

Lanjut Astuti,"Untuk menu tahun 80-an namanya jagung bersepupu. Dinamakan itu karena bahan dasarnya jagung dan labu. Kalau kita lihat, jagung dan labu selalu disajikan secara berdampingan baik dijadikan lauk-pauk, sayuran maupun kudapan," tambahnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved