Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Penyaluran Bantuan Tunai PKL dan Warung di Kaltara Tembus Rp 873,6 Juta, Ini Syarat jadi Penerima

Penyaluran Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) Provinsi Kaltara mencapai Rp 873,6 juta tahun 2021.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
HO/HUMAS KANWIL DJPB Kaltara.
Nazuar, Plt. Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kaltara. HO/HUMAS KANWIL DJPB Kaltara. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Penyaluran Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) Provinsi Kaltara mencapai Rp 873,6 juta tahun 2021.

Dibeberkan Nazuar, Plt. Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan ( DJPb ) Provinsi Kaltara dalam Konferensi Pers Pelaksanaan APBN Triwulan III Tahun 2021 Kaltara, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: DJPb Sebut Realisasi DAK Fisik di Kaltara Baru 29,14 persen, Penyaluran di Tana Tidung Terendah

Dikatakan Nazuar, dari Rp 873,6 juta terdiri dari 728 penerima BTPKLW yang terdata di Provinsi Kaltara.

Sebelumnya sudah ditargetkan Rp 16,92 miliar penerima BTPKLW dengan jumlah sebanyak 14.100 penerima bantuan.

Lebih lanjut dibeberkan Nazuar, program BTPKLW sendiri merupakan bantuan pemerintah sebesar Rp 1,2 juta yang disalurkan bekerja sama dengan TNI dan Polri.

BTPKLW sendiri adalah bantuan yang diberikan untuk mengatasi dampak Covid-19 bagi pelaku usaha mikro yang belum mendapatkan BPUM.

Syaratnya sendiri, untuk calon penerima BTPKLW yakni memiliki KTP dan KK, memiliki tempat usaha yang berada di wilayah PPKM Level 4 dan tidak terdaftar dalam calon penerima BPUM.

Lebih lanjut dikatakan Nazuar, penerima juga bukan ASN, dan hanya dapat diberikan kepada salah satu pelaku usaha, jika dalam satu KK terdapat lebih dari satu pelaku usaha.

Baca juga: Realisasi Dana Alokasi Khusus Fisik Rendah, DJPb Kanwil Kaltara Beber Penyebabnya

“Usaha yang dijalani bukan usaha sampingan. Pelaku usaha yang tidak berdomisili di tempat usahanya bisa menunjukkan surat keterangan dari RT/RW dimana pelaku tinggal,” ujarnya seraya menambahkan usaha dijalani adalah satu-satunya mata pencaharian.

“Dan jika ingin mengetahui updatenya bisa menghubungi Polri dan TNI di wilayah masing-masing untuk updatenya,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved